alexametrics
23.7 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Pemkab Ngawi Ngebet Akuisisi Pengelolaan Benteng Pendem

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ngawi ngebet mengelola Benteng Van den Bosch tatkala revitalisasinya tuntas. Bahkan, Bupati Ony Anwar Harsono sampai menyuarakan keinginan itu ke anggota DPR.

Wakil rakyat di Senayan, Jakarta, itu diharapkan cawe-cawe memfasilitasi pengalihan hak pengelolaan dari pangkuan Kostrad Angkatan Darat. ‘’Masih proses lobi agar status kepemilikan lahan di Kemenhan (Kementerian Pertahanan) bisa beralih,’’ kata Ony, Rabu (2/2).

Bila akuisisi sukses, Ony berjanji mengelola Kawasan Pusaka Benteng Pendem sebaik mungkin. Objek wisata sejarah itu bakal di-branding dengan sasaran wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara. ‘’Daerah bisa mengelola lebih maksimal,’’ ujarnya.

Proses lobi dikebut lantaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) menargetkan revitalisasi selesai Juli mendatang. Lebih cepat tujuh bulan dari target rampung Januari 2023 sesuai kontrak kerja. ‘’Karena selain pengurusan izin pengelolaan, pemkab juga harus melakukan kajian tindak lanjut pascarevitalisasi selesai,’’ terang bupati.

Baca Juga :  Pengadaan Damkar Terganjal Biaya dan SDM

Ony mengungkapkan, sejumlah pejabat di kementerian memberikan masukan. Mereka asli Ngawi dengan background arsitek, juga ahli tata ruang dan wisata. Pemkab diminta menyusun roadmap potensi wisata. Dokumen itu sebagai acuan pembangunan pariwisata. ‘’Roadmap yang komprehensif melalui pemetaan kewilayahan dan menggali potensi yang ada,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ngawi ngebet mengelola Benteng Van den Bosch tatkala revitalisasinya tuntas. Bahkan, Bupati Ony Anwar Harsono sampai menyuarakan keinginan itu ke anggota DPR.

Wakil rakyat di Senayan, Jakarta, itu diharapkan cawe-cawe memfasilitasi pengalihan hak pengelolaan dari pangkuan Kostrad Angkatan Darat. ‘’Masih proses lobi agar status kepemilikan lahan di Kemenhan (Kementerian Pertahanan) bisa beralih,’’ kata Ony, Rabu (2/2).

Bila akuisisi sukses, Ony berjanji mengelola Kawasan Pusaka Benteng Pendem sebaik mungkin. Objek wisata sejarah itu bakal di-branding dengan sasaran wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara. ‘’Daerah bisa mengelola lebih maksimal,’’ ujarnya.

Proses lobi dikebut lantaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) menargetkan revitalisasi selesai Juli mendatang. Lebih cepat tujuh bulan dari target rampung Januari 2023 sesuai kontrak kerja. ‘’Karena selain pengurusan izin pengelolaan, pemkab juga harus melakukan kajian tindak lanjut pascarevitalisasi selesai,’’ terang bupati.

Baca Juga :  Pikap Carry Terbakar di Lahan Tebu

Ony mengungkapkan, sejumlah pejabat di kementerian memberikan masukan. Mereka asli Ngawi dengan background arsitek, juga ahli tata ruang dan wisata. Pemkab diminta menyusun roadmap potensi wisata. Dokumen itu sebagai acuan pembangunan pariwisata. ‘’Roadmap yang komprehensif melalui pemetaan kewilayahan dan menggali potensi yang ada,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/