alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, August 14, 2022

Sekda Bersiap ’’Semprot’’ Camat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Para camat dan kepala desa (kades) bersiap saja disemprot Sekretaris Daerah (Sekda) Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto. Terutama mereka yang realisasi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB)-nya letoi. ‘’Nanti kami kumpulkan untuk membicarakan bagaimana solusinya,’’ kata Sodiq Kamis (1/10).

Diberitakan sebelumnya, realisasi PBB sejumlah kecamatan di Bumi Orek-Orek tahun ini tidak sampai 50 persen. Secara keseluruhan, dari target Rp 24 miliar, hingga jatuh tempo Rabu lalu (30/9) hanya tercapai sekitar Rp 15 miliar atau 62,7 persen. ”Pasti nanti ada desakan untuk pemerintah desa maupun kecamatan yang belum lunas,” ujarnya.

Catatan badan keuangan (BK), dari 19 kecamatan di Ngawi, yang pembayaran PBB-nya tahun ini telah lunas hanya empat. Yakni, Geneng, Karangjati, Pangkur, dan Padas. Sedangkan sisanya masih menunggak hingga ratusan juta. Bahkan, ada kecamatan yang nilai tunggakannya lebih besar daripada pajak yang sudah dibayarkan. Di antaranya, Ngawi. Dari target Rp 4,5 miliar, baru terealisasi Rp 1,4 miliar.

Baca Juga :  Pesta Miras, 6 Anak Punk Diamankan Petugas

Namun, Sodiq enggan bicara panjang lebar mengingat dia belum mendapatkan laporan langsung dari BK. Dia hanya memastikan besarnya tunggakan PBB akan menjadi perhatian serius pemkab. ”Pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya. (tif/c1/isd)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Para camat dan kepala desa (kades) bersiap saja disemprot Sekretaris Daerah (Sekda) Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto. Terutama mereka yang realisasi pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB)-nya letoi. ‘’Nanti kami kumpulkan untuk membicarakan bagaimana solusinya,’’ kata Sodiq Kamis (1/10).

Diberitakan sebelumnya, realisasi PBB sejumlah kecamatan di Bumi Orek-Orek tahun ini tidak sampai 50 persen. Secara keseluruhan, dari target Rp 24 miliar, hingga jatuh tempo Rabu lalu (30/9) hanya tercapai sekitar Rp 15 miliar atau 62,7 persen. ”Pasti nanti ada desakan untuk pemerintah desa maupun kecamatan yang belum lunas,” ujarnya.

Catatan badan keuangan (BK), dari 19 kecamatan di Ngawi, yang pembayaran PBB-nya tahun ini telah lunas hanya empat. Yakni, Geneng, Karangjati, Pangkur, dan Padas. Sedangkan sisanya masih menunggak hingga ratusan juta. Bahkan, ada kecamatan yang nilai tunggakannya lebih besar daripada pajak yang sudah dibayarkan. Di antaranya, Ngawi. Dari target Rp 4,5 miliar, baru terealisasi Rp 1,4 miliar.

Baca Juga :  Siswa Baru Dikover Angkutan Gratis

Namun, Sodiq enggan bicara panjang lebar mengingat dia belum mendapatkan laporan langsung dari BK. Dia hanya memastikan besarnya tunggakan PBB akan menjadi perhatian serius pemkab. ”Pasti akan ditindaklanjuti,” tegasnya. (tif/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/