alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

DPRD Ngawi Sesalkan Relokasi tanpa Promosi Food Court Taman Dungus

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Keluh kesah para pedagang di food court Taman Dungus didengar Komisi IV DPRD Ngawi. Mitra kerja dinas lingkungan hidup (DLH) itu menyesalkan tiadanya tindakan pasca boyongan.

Eks pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sukowati dan Basuki Rahmat itu kehilangan pemasukan buntut sepinya pengunjung Taman Dungus. ‘’Relokasi terkesan sekadar merapikan PKL, tanpa ada rencana promosi agar lokasi barunya ramai,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Ngawi Haryanto, Kamis (3/3).

Komisi IV menyinggung nasib pedagang Taman Dungus dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan DLH kemarin. Pejabat DLH yang hadir sempat menguraikan latar belakang pembangunan food court dan pemindahan delapan PKL.

Kebijakan tersebut demi merapikan Taman Dungus dari PKL liar di sekeliling kawasan itu. Sedangkan upaya meramaikan food court tidak masuk dalam rencana. ‘’Kami setuju dengan penertiban PKL, tapi catatannya DLH harus berupaya lebih untuk meramaikan lokasi berjualan,’’ ujar Haryanto.

Baca Juga :  Ganggu Warga Desa Tetangga, Peternakan Ayam Terancam Ditutup

Dia menuturkan, nasib pedagang tidak boleh dikorbankan demi memperindah Taman Dungus. Sebab, di lokasi berjualan yang lama kebanjiran pembeli. ‘’Upaya meramaikan bisa berupa promosi yang masif atau menggelar event,’’ ucap politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Komisi IV juga meminta DLH memperhatikan fasilitas penunjang. Salah satunya perbaikan akses jalan yang masih berupa urukan bekas material bangunan. Kondisi becek akibat hujan memengaruhi psikologis warga mendatangi food court. ‘’Kalau ada lampu yang rusak segera diperbaiki,’’ pinta Haryanto. (sae/c1/cor/her/adv)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Keluh kesah para pedagang di food court Taman Dungus didengar Komisi IV DPRD Ngawi. Mitra kerja dinas lingkungan hidup (DLH) itu menyesalkan tiadanya tindakan pasca boyongan.

Eks pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sukowati dan Basuki Rahmat itu kehilangan pemasukan buntut sepinya pengunjung Taman Dungus. ‘’Relokasi terkesan sekadar merapikan PKL, tanpa ada rencana promosi agar lokasi barunya ramai,’’ kata Ketua Komisi IV DPRD Ngawi Haryanto, Kamis (3/3).

Komisi IV menyinggung nasib pedagang Taman Dungus dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan DLH kemarin. Pejabat DLH yang hadir sempat menguraikan latar belakang pembangunan food court dan pemindahan delapan PKL.

Kebijakan tersebut demi merapikan Taman Dungus dari PKL liar di sekeliling kawasan itu. Sedangkan upaya meramaikan food court tidak masuk dalam rencana. ‘’Kami setuju dengan penertiban PKL, tapi catatannya DLH harus berupaya lebih untuk meramaikan lokasi berjualan,’’ ujar Haryanto.

Baca Juga :  Sopir Truk Resmi Tersangka

Dia menuturkan, nasib pedagang tidak boleh dikorbankan demi memperindah Taman Dungus. Sebab, di lokasi berjualan yang lama kebanjiran pembeli. ‘’Upaya meramaikan bisa berupa promosi yang masif atau menggelar event,’’ ucap politikus Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Komisi IV juga meminta DLH memperhatikan fasilitas penunjang. Salah satunya perbaikan akses jalan yang masih berupa urukan bekas material bangunan. Kondisi becek akibat hujan memengaruhi psikologis warga mendatangi food court. ‘’Kalau ada lampu yang rusak segera diperbaiki,’’ pinta Haryanto. (sae/c1/cor/her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/