alexametrics
24.3 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Pengelolaan Taman Monumen Soerjo Pindah ke Tangan Swasta

NGAWI – Pengelolaan Taman Monumen Soerjo dipastikan berpindah ke tangan swasta. Objek wisata di jalur utama Ngawi-Mantingan itu bakal dikelola CV Hargo Dumilah Group. ‘’Hari ini (kemarin, Red) Monumen Soerjo sudah dalam genggaman,’’ kata Hariyanto, owner CV Hargo Dumilah.

Hariyanto mengungkapkan, rencana mengambil alih pengelolaan Taman Monumen Soerjo muncul beberapa saat setelah dirinya diminta bupati mengembangkan objek wisata dengan ikon patung gubernur Jawa Timur pertama tersebut.

Kala itu, Hariyanto baru saja menerima penghargaan dari Perhutani setelah sukses mengembangkan objek wisata Srambang Park Ngawi. ‘’Setelah ini kami ambil alih manajemennya,’’ ujar Hariyanto usai survei bersama Perhutani di kompleks Monumen Soerjo kemarin.

Baca Juga :  Suami Dapati Istri Tewas Gosong di Belakang Rumah

Bagaimana bentuk kerja sama dengan Perhutani? Hariyanto hanya menyebut sistemnya disamakan dengan pengelolaan Srambang Park. Meski begitu, dia enggan menyebut modal yang akan dikeluarkan maupun durasi kerja samanya. ‘’Masih perlu pembicaraan lagi,’’ tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Rahmad Didik Purwanto menyatakan pemkab tidak keberatan jika Monumen Soerjo diambil alih pihak swasta.

Didik juga sudah mengetahui bahwa CV Hargo Dumilah berminat mengelola tempat wisata tersebut. Hanya, kala itu belum ada kepastian dari Perhutani selaku pemilik lahan. ‘’Harapan kami bisa menimbulkan multiefek bagi masyarakat sekitar,’’ ucapnya. (tif/c1/isd)

NGAWI – Pengelolaan Taman Monumen Soerjo dipastikan berpindah ke tangan swasta. Objek wisata di jalur utama Ngawi-Mantingan itu bakal dikelola CV Hargo Dumilah Group. ‘’Hari ini (kemarin, Red) Monumen Soerjo sudah dalam genggaman,’’ kata Hariyanto, owner CV Hargo Dumilah.

Hariyanto mengungkapkan, rencana mengambil alih pengelolaan Taman Monumen Soerjo muncul beberapa saat setelah dirinya diminta bupati mengembangkan objek wisata dengan ikon patung gubernur Jawa Timur pertama tersebut.

Kala itu, Hariyanto baru saja menerima penghargaan dari Perhutani setelah sukses mengembangkan objek wisata Srambang Park Ngawi. ‘’Setelah ini kami ambil alih manajemennya,’’ ujar Hariyanto usai survei bersama Perhutani di kompleks Monumen Soerjo kemarin.

Baca Juga :  Kadinkes Ngawi Sodorkan Empat Nama Calon Direktur RS Mantingan dan Geneng

Bagaimana bentuk kerja sama dengan Perhutani? Hariyanto hanya menyebut sistemnya disamakan dengan pengelolaan Srambang Park. Meski begitu, dia enggan menyebut modal yang akan dikeluarkan maupun durasi kerja samanya. ‘’Masih perlu pembicaraan lagi,’’ tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Rahmad Didik Purwanto menyatakan pemkab tidak keberatan jika Monumen Soerjo diambil alih pihak swasta.

Didik juga sudah mengetahui bahwa CV Hargo Dumilah berminat mengelola tempat wisata tersebut. Hanya, kala itu belum ada kepastian dari Perhutani selaku pemilik lahan. ‘’Harapan kami bisa menimbulkan multiefek bagi masyarakat sekitar,’’ ucapnya. (tif/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/