alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Pembentukan Fraksi DPRD Klir, Tinggal Umumkan Nama dan Struktur Personalia

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Janji segera tancap gas usai dilantik beberapa hari lalu dibuktikan oleh pimpinan sementara DPRD Ngawi. Satu per satu tahapan persiapan pembentukan tata tertib (tatib) dan alat kelengkapan (alkap) dewan berhasil diselesaikan tepat waktu. Salah satunya pembentukan fraksi DPRD. ‘’Tinggal mengumumkan (nama dan struktur personalia fraksi) saja,’’ kata pimpinan sementara DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko Senin (2/9).

Antok -sapaan Dwi Rianto Jatmiko- mengungkapkan, sebenarnya untuk pembentukan fraksi itu sudah dilakukan sejak sebelum pelantikan lalu. Hanya, pihaknya perlu meminta surat resmi dari masing-masing partai politik (parpol) mengenai nama dan struktur personalia fraksinya. Setelah surat itu diterima, maka secara otomatis dinyatakan sah di kelembagaan DPRD. ‘’Sebelumnya (diterima) pun sebenarnya sudah sah, tapi di internal partai masing-masing,’’ jelasnya.

Rencananya, nama dan struktur personalia masing-masing fraksi tersebut akan diumumkan dalam rapat paripurna khusus DPRD Ngawi, Kamis lusa (5/9). Bersamaan agenda pembentukan panitia khusus (pansus) pembahasan tatib dan alkap DPRD. Setelah diumumkan, enam fraksi di DPRD tersebut langsung berfungsi efektif dalam setiap kegiatan lembaga. ‘’Komunikasi kami nanti langsung dengan fraksi, tidak partai lagi,’’ ujar Antok.

Baca Juga :  Lakukan Coklit hingga Kuburan

Pembentukan pansus DPRD, misalnya, kelak pihaknya cukup berkomunikasi dengan fraksi. Termasuk semua kegiatan atau tahapan lain yang berkaitan dengan kinerja kedewanan. Kecuali soal penentuan nama calon pimpinan DPRD definitif bagi parpol yang berhak mengirimkan wakilnya duduk di kursi pimpinan DPRD. ‘’Untuk pimpinan dewan komunikasinya langsung dengan parpol masing-masing,’’ tuturnya.

Meski persoalan fraksi sudah selesai, bukan berarti tak ada lagi tugas yang perlu dituntaskan pimpinan sementara. Mereka maupun para anggota harus bekerja ekstra untuk merealisasikan target tuntas bulan ini. Mulai penyusunan tatib, pembentukan alkap dewan, penentuan kursi pimpinan DPRD definitif, hingga pelantikannya. ‘’Harapan kami bisa selesai semua bulan ini, supaya Oktober nanti sudah siap untuk menjalankan tugas masing-masing anggota dewan,’’ ucapnya.

Diketahui, ada sebanyak enam fraksi di DPRD Ngawi periode 2019-2024. Yakni, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKB, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, serta Fraksi Gabungan yang terdiri empat parol (PAN, NasDem, PPP, Demorakt). (tif/c1/isd/adv)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Janji segera tancap gas usai dilantik beberapa hari lalu dibuktikan oleh pimpinan sementara DPRD Ngawi. Satu per satu tahapan persiapan pembentukan tata tertib (tatib) dan alat kelengkapan (alkap) dewan berhasil diselesaikan tepat waktu. Salah satunya pembentukan fraksi DPRD. ‘’Tinggal mengumumkan (nama dan struktur personalia fraksi) saja,’’ kata pimpinan sementara DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko Senin (2/9).

Antok -sapaan Dwi Rianto Jatmiko- mengungkapkan, sebenarnya untuk pembentukan fraksi itu sudah dilakukan sejak sebelum pelantikan lalu. Hanya, pihaknya perlu meminta surat resmi dari masing-masing partai politik (parpol) mengenai nama dan struktur personalia fraksinya. Setelah surat itu diterima, maka secara otomatis dinyatakan sah di kelembagaan DPRD. ‘’Sebelumnya (diterima) pun sebenarnya sudah sah, tapi di internal partai masing-masing,’’ jelasnya.

Rencananya, nama dan struktur personalia masing-masing fraksi tersebut akan diumumkan dalam rapat paripurna khusus DPRD Ngawi, Kamis lusa (5/9). Bersamaan agenda pembentukan panitia khusus (pansus) pembahasan tatib dan alkap DPRD. Setelah diumumkan, enam fraksi di DPRD tersebut langsung berfungsi efektif dalam setiap kegiatan lembaga. ‘’Komunikasi kami nanti langsung dengan fraksi, tidak partai lagi,’’ ujar Antok.

Baca Juga :  PORPROV 2019: Semangat Berlipat, Target Empat Emas

Pembentukan pansus DPRD, misalnya, kelak pihaknya cukup berkomunikasi dengan fraksi. Termasuk semua kegiatan atau tahapan lain yang berkaitan dengan kinerja kedewanan. Kecuali soal penentuan nama calon pimpinan DPRD definitif bagi parpol yang berhak mengirimkan wakilnya duduk di kursi pimpinan DPRD. ‘’Untuk pimpinan dewan komunikasinya langsung dengan parpol masing-masing,’’ tuturnya.

Meski persoalan fraksi sudah selesai, bukan berarti tak ada lagi tugas yang perlu dituntaskan pimpinan sementara. Mereka maupun para anggota harus bekerja ekstra untuk merealisasikan target tuntas bulan ini. Mulai penyusunan tatib, pembentukan alkap dewan, penentuan kursi pimpinan DPRD definitif, hingga pelantikannya. ‘’Harapan kami bisa selesai semua bulan ini, supaya Oktober nanti sudah siap untuk menjalankan tugas masing-masing anggota dewan,’’ ucapnya.

Diketahui, ada sebanyak enam fraksi di DPRD Ngawi periode 2019-2024. Yakni, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKB, Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, serta Fraksi Gabungan yang terdiri empat parol (PAN, NasDem, PPP, Demorakt). (tif/c1/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/