alexametrics
24.3 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Sensus Penduduk Dijadwalkan 2 Pekan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pandemi Covid-19 tidak memengaruhi jadwal sensus penduduk di Ngawi. Proses pendataan penduduk tak berubah dari yang telah dijadwalkan yakni mulai Rabu (2/9) hingga dua pekan ke depan.

Kasi Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Ngawi Nono Biwarto mengatakan, sebagai antisipasi, petugas lapangan wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19. ‘’Mulai pemakaian masker, face shield, sarung tangan, hingga hand sanitizer,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, sensus penduduk kali ini melibatkan 784 petugas. Perinciannya, 726 petugas lapangan dan sisanya yang 62 orang merupakan koordinator sensus kecamatan (koseka). Dari jumlah tersebut, satu petugas sensus rata-rata dibebani 13 rukun tetangga (RT). ‘’Jadi, dalam sehari bisa satu sampai dua RT, tergantung luasan wilayahnya,’’ terang Nono.

Baca Juga :  Sedang UAS, Pelajar SMKN Gantung Diri

Selain 784 petugas tersebut, masih ada 15 personel lain selaku pengawas. Mereka bertugas memastikan tidak ada warga di setiap kecamatan yang belum terdata. ‘’Total penduduk yang menjadi sasaran sensus kali ini sekitar 830 ribu jiwa,’’ sebutnya. (mg1/c1/isd)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pandemi Covid-19 tidak memengaruhi jadwal sensus penduduk di Ngawi. Proses pendataan penduduk tak berubah dari yang telah dijadwalkan yakni mulai Rabu (2/9) hingga dua pekan ke depan.

Kasi Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Ngawi Nono Biwarto mengatakan, sebagai antisipasi, petugas lapangan wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19. ‘’Mulai pemakaian masker, face shield, sarung tangan, hingga hand sanitizer,’’ ujarnya.

Dia menjelaskan, sensus penduduk kali ini melibatkan 784 petugas. Perinciannya, 726 petugas lapangan dan sisanya yang 62 orang merupakan koordinator sensus kecamatan (koseka). Dari jumlah tersebut, satu petugas sensus rata-rata dibebani 13 rukun tetangga (RT). ‘’Jadi, dalam sehari bisa satu sampai dua RT, tergantung luasan wilayahnya,’’ terang Nono.

Baca Juga :  November-Desember, Tiga Warga Meninggal Direnggut DBD

Selain 784 petugas tersebut, masih ada 15 personel lain selaku pengawas. Mereka bertugas memastikan tidak ada warga di setiap kecamatan yang belum terdata. ‘’Total penduduk yang menjadi sasaran sensus kali ini sekitar 830 ribu jiwa,’’ sebutnya. (mg1/c1/isd)

Artikel SebelumnyaSarjono Ketiban Sampur
Artikel Selanjutnya Yudi Sumbogo Hengkang ke PDIP

Most Read

Artikel Terbaru

/