alexametrics
28.9 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Seorang Bapak di Ngawi Diduga Aniaya Anaknya Sendiri yang Masih Balita

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Perbuatan M Juniarto, 31, sungguh kelewatan. Warga Dusun Ngantru, Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi itu diduga tega menganiaya anaknya sendiri, Andini Ayu Ningtyas yang masih berusia lima bulan hingga akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di Puskesmas Ngawi Purba. Dari hasil pemeriksaan dokter terdapat beberapa luka memar di sejumlah bagian tubuh Andini. ‘’Ayahnya sudah mengakui perbuatannya, saat kini kami masih dalami lebih lanjut,’’ kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, paginya Andini sempat dimandikan oleh Sofiah, nenek korban sekitar pukul 06.00. Sebelum kemudian Aninda diserahkan ke Juniarto untuk diemong. Sementara, Sofiah pergi ke kamar mandi dan mengurusi keperluan dapur.

Baca Juga :  Bangga Claudia

Sofiah kembali diminta untuk mengemong Andini sekitar pukul 09.00. Tapi, saat itu kondisi Andini sudah lemah. Dia juga sempat tersedak beberapa kali. Hingga akhirnya oleh Sofiah dibawa ke puskesmas. Dari situ diketahui kalau Andini mengalami luka memar di bagian tubuhnya.

Tak berselang lama setelah itu korban menghembus nafas terakhirnya. Curiga atas kematian korban, pihak puskesmas kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. (gen/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Perbuatan M Juniarto, 31, sungguh kelewatan. Warga Dusun Ngantru, Desa Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi itu diduga tega menganiaya anaknya sendiri, Andini Ayu Ningtyas yang masih berusia lima bulan hingga akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan di Puskesmas Ngawi Purba. Dari hasil pemeriksaan dokter terdapat beberapa luka memar di sejumlah bagian tubuh Andini. ‘’Ayahnya sudah mengakui perbuatannya, saat kini kami masih dalami lebih lanjut,’’ kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, paginya Andini sempat dimandikan oleh Sofiah, nenek korban sekitar pukul 06.00. Sebelum kemudian Aninda diserahkan ke Juniarto untuk diemong. Sementara, Sofiah pergi ke kamar mandi dan mengurusi keperluan dapur.

Baca Juga :  Jokowi Bagi Sembako dan Uang Tunai ke Warga Ngawi

Sofiah kembali diminta untuk mengemong Andini sekitar pukul 09.00. Tapi, saat itu kondisi Andini sudah lemah. Dia juga sempat tersedak beberapa kali. Hingga akhirnya oleh Sofiah dibawa ke puskesmas. Dari situ diketahui kalau Andini mengalami luka memar di bagian tubuhnya.

Tak berselang lama setelah itu korban menghembus nafas terakhirnya. Curiga atas kematian korban, pihak puskesmas kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. (gen/her)

Artikel SebelumnyaBayi Malang Tergeletak di Rumah Sukatmi
Artikel Selanjutnya Rumah Kita

Most Read

Artikel Terbaru

/