alexametrics
23.5 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

DPRD Ngawi Suarakan Kebersamaan, Kompromi, dan Kerukunan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Susunan keanggotaan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk masa jabatan 2019-2024 resmi ditetapkan Kamis (3/10). Penetapan dilakukan melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. ‘’Alhamdulillah, setelah melalui proses pembahasan yang panjang akhirnya sudah berhasil ditetapkan,’’ ujarnya.

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- mengatakan, penyusunan AKD dilakukan sesuai konsep awal. Yakni, menyuarakan sistem kebersamaan, kompromi, dan kerukunan sebagai bagian penting dalam lembaga DPRD Ngawi. Sebab, kata dia, DPRD merupakan lembaga yang bersifat kolektif kolegial. ‘’Jadi, tidak ada satu pun partai atau fraksi yang tidak memiliki ketergantungan antara satu dengan lainnya,’’ sebut Antok.

Dia berharap, dengan konsep kebersamaan, kompromi, dan kerukunan itu kinerja DPRD Ngawi ke depan lebih baik. Sebab, tiga unsur tersebut akan selalu menjadi motivasi yang tinggi untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi anggota dewan.

‘’Tentu hal itu juga akan membawa keberhasilan bagi pembangunan daerah,’’ ungkapnya. ‘’Karena lembaga DPRD merupakan salah satu unsur dari pemerintahan yang memiliki tupoksi pengawasan dan legislasi,’’ imbuh Antok.

Baca Juga :  Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Sangat Baik

Setelah susunan AKD terbentuk, dia berharap semuanya bisa segera running. Sebagai langkah awal, semua komisi dan badan dapat langsung membuat pendalaman mengenai bidang-bidang tugasnya. ‘’Karena sudah cukup lama kami vakum atau belum efektif, jadi perlu melakukan pendalaman lagi,’’ jelas Antok.

Antok juga berharap antar-AKD segera membangun sinergitas agar kinerja di awal-awal masa jabatan mereka bisa berjalan efektif sesuai tupoksi masing-masing. Hal itu juga sangat diharapkan masyarakat terkait pengawalan program pembangunan di Ngawi. ‘’Setelah ditetapkannya susunan AKD ini, berarti sudah siap untuk menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat,’’ tegasnya.

Rapat paripurna penetapan AKD yang digelar di gedung DPRD Ngawi kemarin dihadiri para anggota dewan dari semua fraksi. Meski pembentukan AKD menjadi salah satu bagian paling krusial selama tahapan pasca pelantikan, rapat paripurna tersebut berjalan lancar. Semua anggota dewan yang hadir sepakat dengan usulan susunan kepengurusan AKD masa jabatan 2019-2024 yang dibacakan oleh ketua DPRD. (tif/c1/isd/adv)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Susunan keanggotaan alat kelengkapan dewan (AKD) untuk masa jabatan 2019-2024 resmi ditetapkan Kamis (3/10). Penetapan dilakukan melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. ‘’Alhamdulillah, setelah melalui proses pembahasan yang panjang akhirnya sudah berhasil ditetapkan,’’ ujarnya.

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- mengatakan, penyusunan AKD dilakukan sesuai konsep awal. Yakni, menyuarakan sistem kebersamaan, kompromi, dan kerukunan sebagai bagian penting dalam lembaga DPRD Ngawi. Sebab, kata dia, DPRD merupakan lembaga yang bersifat kolektif kolegial. ‘’Jadi, tidak ada satu pun partai atau fraksi yang tidak memiliki ketergantungan antara satu dengan lainnya,’’ sebut Antok.

Dia berharap, dengan konsep kebersamaan, kompromi, dan kerukunan itu kinerja DPRD Ngawi ke depan lebih baik. Sebab, tiga unsur tersebut akan selalu menjadi motivasi yang tinggi untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi anggota dewan.

‘’Tentu hal itu juga akan membawa keberhasilan bagi pembangunan daerah,’’ ungkapnya. ‘’Karena lembaga DPRD merupakan salah satu unsur dari pemerintahan yang memiliki tupoksi pengawasan dan legislasi,’’ imbuh Antok.

Baca Juga :  Unik, Pohon Pisang Berbuah Empat Tandan di Madiun

Setelah susunan AKD terbentuk, dia berharap semuanya bisa segera running. Sebagai langkah awal, semua komisi dan badan dapat langsung membuat pendalaman mengenai bidang-bidang tugasnya. ‘’Karena sudah cukup lama kami vakum atau belum efektif, jadi perlu melakukan pendalaman lagi,’’ jelas Antok.

Antok juga berharap antar-AKD segera membangun sinergitas agar kinerja di awal-awal masa jabatan mereka bisa berjalan efektif sesuai tupoksi masing-masing. Hal itu juga sangat diharapkan masyarakat terkait pengawalan program pembangunan di Ngawi. ‘’Setelah ditetapkannya susunan AKD ini, berarti sudah siap untuk menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat,’’ tegasnya.

Rapat paripurna penetapan AKD yang digelar di gedung DPRD Ngawi kemarin dihadiri para anggota dewan dari semua fraksi. Meski pembentukan AKD menjadi salah satu bagian paling krusial selama tahapan pasca pelantikan, rapat paripurna tersebut berjalan lancar. Semua anggota dewan yang hadir sepakat dengan usulan susunan kepengurusan AKD masa jabatan 2019-2024 yang dibacakan oleh ketua DPRD. (tif/c1/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/