alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Pusat Pertimbangkan Dinamika Kecepatan Vaksinasi Anak

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Vaksinasi anak bukan menjadi syarat sebuah daerah boleh menggelar PTM 100 persen. Kabid Pendidikan Menengah Dindik Ngawi Samirun mengatakan, kebijakan pemerintah pusat itu mempertimbangkan dinamisnya perkembangan vaksinasi anak di tanah air. ‘’Kebijakan ini cukup bijak demi mengakomodasi daerah lain menggelar PTM 100 persen,’’ katanya, Rabu (5/1).

Menurut Samirun, kecepatan vaksinasi anak usia 6–11 tahun dan 12–18 tahun antara satu daerah dengan lainnya berbeda. Ada yang ngebut, ada pula yang lambat. Bila capaian imunisasi tersebut dijadikan syarat, maka tidak semua daerah bisa melaksanakannya. ‘’Kalaupun dipaksakan, tentu memberatkan daerah dengan capaian vaksinasi anak yang masih rendah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Lansia di Ponorogo Dijatah 30 Ribu Dosis Sinovac dari Pemprov Jatim

Sebaliknya, lanjut dia, vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan menjadi syarat PTM 100 persen. Capaiannya minimal 80 persen. Imunisasi pengajar penting lantaran memengaruhi proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) di kelas. Bila belum vaksin, maka guru terkait tidak boleh masuk sekolah. ‘’Harus mengajar secara daring dari rumah,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Vaksinasi anak bukan menjadi syarat sebuah daerah boleh menggelar PTM 100 persen. Kabid Pendidikan Menengah Dindik Ngawi Samirun mengatakan, kebijakan pemerintah pusat itu mempertimbangkan dinamisnya perkembangan vaksinasi anak di tanah air. ‘’Kebijakan ini cukup bijak demi mengakomodasi daerah lain menggelar PTM 100 persen,’’ katanya, Rabu (5/1).

Menurut Samirun, kecepatan vaksinasi anak usia 6–11 tahun dan 12–18 tahun antara satu daerah dengan lainnya berbeda. Ada yang ngebut, ada pula yang lambat. Bila capaian imunisasi tersebut dijadikan syarat, maka tidak semua daerah bisa melaksanakannya. ‘’Kalaupun dipaksakan, tentu memberatkan daerah dengan capaian vaksinasi anak yang masih rendah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Replika Binatang dari Kayu Karya Yusuf Wibisono Rambah Eropa

Sebaliknya, lanjut dia, vaksinasi tenaga pendidik dan kependidikan menjadi syarat PTM 100 persen. Capaiannya minimal 80 persen. Imunisasi pengajar penting lantaran memengaruhi proses kegiatan belajar-mengajar (KBM) di kelas. Bila belum vaksin, maka guru terkait tidak boleh masuk sekolah. ‘’Harus mengajar secara daring dari rumah,’’ ucapnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/