alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Proyek Ring Road Utara Ngawi-Bojonegoro Berpeluang Datangkan Investor

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana proyek Jalan Ring Road Utara diyakini berdampak positif terhadap pembangunan Ngawi wilayah timur. Calon penanam modal bakal berdatangan. Sebab, jalur melingkar wilayah Kecamatan Ngawi, Pitu, dan Kasreman itu mempemudah aksesibilitas menuju Bojonegoro. ‘’Sebagaimana hasil pembangunan Jalan Ring Road Selatan,’’ kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi Totok Sudaryanto, Minggu (5/6).

Menurut Totok, muncul banyak pergudangan di sepanjang jalan lingkar selatan (JLS). Juga, usaha mikro menengah kecil, rumah makan, dan perumahan. Jalan lingkar utara (JLU) ketika beroperasi nantinya mengekor keberhasilan tersebut. ‘’Pembangunan wilayah selatan dan utara nantinya berimbang,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di Ngawi Belum Melandai

Dia menilai, hadirnya JLU mengoptimalkan status Ngawi sebagai etalase Jawa Timur sisi barat. Lokasinya yang strategis berbatasan Jawa Tengah memudahkan mobilitas angkutan barang ke daerah utara. ‘’Aksesibilitas ke timur maupun barat sudah mudah dan cepat sejak adanya tol Ngawi–Kertosono,’’ tuturnya.

DPMPTSP optimistis kabupaten ini bakal menjadi daerah industri. Khususnya dari sektor agrobisnis lantaran Ngawi merupakan penghasil padi tertinggi di Jatim. ‘’Selain itu, tenaga kerja melimpah dan UMK (upah minimum kabupaten)-nya relatif masih rendah,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana proyek Jalan Ring Road Utara diyakini berdampak positif terhadap pembangunan Ngawi wilayah timur. Calon penanam modal bakal berdatangan. Sebab, jalur melingkar wilayah Kecamatan Ngawi, Pitu, dan Kasreman itu mempemudah aksesibilitas menuju Bojonegoro. ‘’Sebagaimana hasil pembangunan Jalan Ring Road Selatan,’’ kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ngawi Totok Sudaryanto, Minggu (5/6).

Menurut Totok, muncul banyak pergudangan di sepanjang jalan lingkar selatan (JLS). Juga, usaha mikro menengah kecil, rumah makan, dan perumahan. Jalan lingkar utara (JLU) ketika beroperasi nantinya mengekor keberhasilan tersebut. ‘’Pembangunan wilayah selatan dan utara nantinya berimbang,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kena Gendam, Duit Rp 7 Juta Milik Purnawirawan TNI Amblas

Dia menilai, hadirnya JLU mengoptimalkan status Ngawi sebagai etalase Jawa Timur sisi barat. Lokasinya yang strategis berbatasan Jawa Tengah memudahkan mobilitas angkutan barang ke daerah utara. ‘’Aksesibilitas ke timur maupun barat sudah mudah dan cepat sejak adanya tol Ngawi–Kertosono,’’ tuturnya.

DPMPTSP optimistis kabupaten ini bakal menjadi daerah industri. Khususnya dari sektor agrobisnis lantaran Ngawi merupakan penghasil padi tertinggi di Jatim. ‘’Selain itu, tenaga kerja melimpah dan UMK (upah minimum kabupaten)-nya relatif masih rendah,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/