alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Optimis, Penyusunan Tatib dan Alat Kelengkapan Dewan Bulan Ini Rampung

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Panitia khusus (pansus) DPRD sepertinya tak butuh waktu lama untuk menyusun tata tertib (tatib) dan alat kelengkapan dewan (AKD). Meski pansus baru dibentuk Rabu (4/9), semua proses itu diperkirakan bakal rampung dalam satu bulan ini. ‘’Karena, melihat urgensi materinya, (tatib) tidak berbeda jauh dengan yang digunakan periode sebelumnya,’’ kata Ketua DPRD Ngawi sementara Dwi Rianto Jatmiko.

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- menjelaskan, penyusunan tatib DPRD periode 2019-2024 tetap menggunakan acuan perundang-undangan lama. Yakni, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib. ‘’Hanya, dari sisi local wisdom (kearifan lokal, Red) mungkin yang butuh pembahasan serius karena menyangkut pembidangan atau kemitraan masing-masing komisi,’’ ujarnya.

Agar ke depan berjalan efektif, pembagian bidang atau mitra komisi itu perlu diatur. Juga harus proporsional serta berimbang beban tugas antara komisi yang satu dengan lainnya. ‘’Penyusunan tatib nanti lebih banyak digunakan untuk membahas hal itu, karena secara substansi (tatib) tetap,’’ jelasnya.

Setelah ditetapkan dalam rapat paripurna khusus di gedung DPRD kemarin, anggota yang ditunjuk masuk dalam pansus tersebut langsung melakukan rapat untuk menentukan pimpinan serta menyepakati jadwal dan tahapan pembahasan tatib. Antok berharap dalam waktu yang tidak lama, rancangan akhir tatib DPRD bisa segera klir. ‘’Itu (rancangan tatib, Red) yang nanti dijadikan acuan melangkah tahapan berikutnya,’’ imbuh Antok.

Baca Juga :  Dewan Desak Pemkab Madiun Terbitkan Regulasi Pilkades

Berdasarkan acuan itu, pihaknya kelak dapat langsung menyusun kerangka AKD maupun pimpinan DPRD. Termasuk menentukan proporsi masing-masing fraksi yang bertugas di AKD. Setelah pimpinan DPRD definitif terbentuk, tinggal memasukkan personalianya berdasarkan usulan dari masing-masing fraksi. ‘’Baru setelah itu susunan AKD itu disahkan melalui rapat paripurna,’’ urai Antok.

Dia optimistis semua proses dan tahapan itu dapat dirampungkan bulan ini. Dengan catatan proses pengisian pimpinan DPRD berjalan lancar dan cepat. Sebab, untuk jabatan pimpinan biasanya tidak ditentukan oleh kepengurusan partai di daerah saja. Melainkan juga melibatkan pimpinan pusat melalui surat rekomendasi. ‘’Keputusan politiknya itu ada di pusat, kalau itu (keputusan, Red) segera turun saya kira bisa cepat selesai dan segera efektif melaksanakan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) sebagai DPRD,’’ paparnya. (tif/c1/isd/adv)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Panitia khusus (pansus) DPRD sepertinya tak butuh waktu lama untuk menyusun tata tertib (tatib) dan alat kelengkapan dewan (AKD). Meski pansus baru dibentuk Rabu (4/9), semua proses itu diperkirakan bakal rampung dalam satu bulan ini. ‘’Karena, melihat urgensi materinya, (tatib) tidak berbeda jauh dengan yang digunakan periode sebelumnya,’’ kata Ketua DPRD Ngawi sementara Dwi Rianto Jatmiko.

Antok -sapaan akrab Dwi Rianto Jatmiko- menjelaskan, penyusunan tatib DPRD periode 2019-2024 tetap menggunakan acuan perundang-undangan lama. Yakni, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib. ‘’Hanya, dari sisi local wisdom (kearifan lokal, Red) mungkin yang butuh pembahasan serius karena menyangkut pembidangan atau kemitraan masing-masing komisi,’’ ujarnya.

Agar ke depan berjalan efektif, pembagian bidang atau mitra komisi itu perlu diatur. Juga harus proporsional serta berimbang beban tugas antara komisi yang satu dengan lainnya. ‘’Penyusunan tatib nanti lebih banyak digunakan untuk membahas hal itu, karena secara substansi (tatib) tetap,’’ jelasnya.

Setelah ditetapkan dalam rapat paripurna khusus di gedung DPRD kemarin, anggota yang ditunjuk masuk dalam pansus tersebut langsung melakukan rapat untuk menentukan pimpinan serta menyepakati jadwal dan tahapan pembahasan tatib. Antok berharap dalam waktu yang tidak lama, rancangan akhir tatib DPRD bisa segera klir. ‘’Itu (rancangan tatib, Red) yang nanti dijadikan acuan melangkah tahapan berikutnya,’’ imbuh Antok.

Baca Juga :  Dukungan Internasional Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Berdasarkan acuan itu, pihaknya kelak dapat langsung menyusun kerangka AKD maupun pimpinan DPRD. Termasuk menentukan proporsi masing-masing fraksi yang bertugas di AKD. Setelah pimpinan DPRD definitif terbentuk, tinggal memasukkan personalianya berdasarkan usulan dari masing-masing fraksi. ‘’Baru setelah itu susunan AKD itu disahkan melalui rapat paripurna,’’ urai Antok.

Dia optimistis semua proses dan tahapan itu dapat dirampungkan bulan ini. Dengan catatan proses pengisian pimpinan DPRD berjalan lancar dan cepat. Sebab, untuk jabatan pimpinan biasanya tidak ditentukan oleh kepengurusan partai di daerah saja. Melainkan juga melibatkan pimpinan pusat melalui surat rekomendasi. ‘’Keputusan politiknya itu ada di pusat, kalau itu (keputusan, Red) segera turun saya kira bisa cepat selesai dan segera efektif melaksanakan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) sebagai DPRD,’’ paparnya. (tif/c1/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/