alexametrics
27.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Empat Remaja Pembobol Sekolah di Ngawi Dibekuk Polisi

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Satreskrim Polres Ngawi berhasil meringkus komplotan pembobol sekolah. Namun, upaya penangkapan di sekitar SPBU Desa/Kecamatan Paron pada Rabu malam (5/1) itu tidak mudah.

Tim buru sergap (buser) sampai harus berlarian mengejar keempat pelakunya yang notabene masih remaja. Mereka adalah Galuh Saputra, 19, warga Desa Pucanganom, Kendal; dan FA, 16, asal Kecamatan Jogorogo. Lalu, Bayu Irawan, 18; dan Faezal Ovarindo, 18. Keduanya tinggal di Desa Giriharjo, Ngrambe. ‘’Karena coba melarikan diri,’’ kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan, Jumat (7/1).

Toni menyebut, para maling cilik disergap ketika nongkrong di samping mobil yang parkir di SPBU Paron. Kendaraan sewaan itu dipakai pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya. Saat polisi tiba, para pelaku sempat kabur. ‘’Pengejaran tidak butuh waktu lama, satu per satu pelaku ditangkap,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Mabuk Berat, Pria Ngawi Ini "Gagahi" Perempuan 27 Tahun

Kasatreskrim menyebut para pelaku sering beraksi di wilayah Ngawi. Lokasi terakhir di SDN Giriharjo, Ngrambe. Mereka masuk dengan cara merusak jendela sekolah dan menggasak lima unit iPad di perpustakaan. ‘’Dari hasil penangkapan, ditemukan barang bukti uang tunai, puluhan kunci, obeng, dan lima buah iPad,’’ ungkapnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Satreskrim Polres Ngawi berhasil meringkus komplotan pembobol sekolah. Namun, upaya penangkapan di sekitar SPBU Desa/Kecamatan Paron pada Rabu malam (5/1) itu tidak mudah.

Tim buru sergap (buser) sampai harus berlarian mengejar keempat pelakunya yang notabene masih remaja. Mereka adalah Galuh Saputra, 19, warga Desa Pucanganom, Kendal; dan FA, 16, asal Kecamatan Jogorogo. Lalu, Bayu Irawan, 18; dan Faezal Ovarindo, 18. Keduanya tinggal di Desa Giriharjo, Ngrambe. ‘’Karena coba melarikan diri,’’ kata Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan, Jumat (7/1).

Toni menyebut, para maling cilik disergap ketika nongkrong di samping mobil yang parkir di SPBU Paron. Kendaraan sewaan itu dipakai pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya. Saat polisi tiba, para pelaku sempat kabur. ‘’Pengejaran tidak butuh waktu lama, satu per satu pelaku ditangkap,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Perputaran Uang Harian di Objek Wisata Ngawi Ditaksir Mencapai Rp 1,5 Miliar

Kasatreskrim menyebut para pelaku sering beraksi di wilayah Ngawi. Lokasi terakhir di SDN Giriharjo, Ngrambe. Mereka masuk dengan cara merusak jendela sekolah dan menggasak lima unit iPad di perpustakaan. ‘’Dari hasil penangkapan, ditemukan barang bukti uang tunai, puluhan kunci, obeng, dan lima buah iPad,’’ ungkapnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/