alexametrics
23.3 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Beli Alkes RS Geneng, Pemkab Ngawi “hanya” Anggarkan Rp 3 Miliar

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi menganggarkan dana Rp 3 miliar untuk pengadaan peralatan kesehatan (alkes) Rumah Sakit (RS) Geneng tahun ini. Dokumen pengadaannya dimasukkan ke layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) dalam waktu dekat. ‘’Target pengadaan selesai Maret,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fachrudin, Senin (7/2).

Heri mengungkapkan, pengadaan alkes tahun ini untuk mengisi lima unit pelayanan kesehatan. Meliputi unit gawat darurat (UDG), poli pelayanan ibu dan anak, ruang operasi, ruang rawat inap, serta laboratorium kesehatan. Kelimanya menjadi prioritas sasaran penempatan alkes. ‘’Pemenuhan alat medis bertahap karena anggarannya terbatas,’’ ujarnya.

Pemenuhan alkes RS Geneng bukan hanya dari APBD 2022. Rumah sakit pelat merah itu juga menerima pelimpahan ranjang perawatan dari bekas RS Darurat Agro Techno Park (ATP), Ngrambe. Sebab, fasyankes tersebut tidak lagi beroperasi. ‘’Alkes dari RS darurat cukup membantu,’’ ucap Heri.

Baca Juga :  Persinga Berpotensi Lawan Arema atau Madura United

Di sisi lain, tim percepatan operasional RS Geneng tengah mengurus persyaratan administrasi. Yakni, perizinan pendirian dan operasional. Selanjutnya menyusun struktur organisasi yang nantinya disahkan melalui peraturan bupati. ‘’Disesuaikan SOTK (struktur organisasi dan tata kerja) yang baru,’’ jelasnya.

Dia memprediksi RS Geneng dapat beroperasi April nanti. Bulan yang sama dengan target operasional RS Mantingan. ‘’Karena pembangunan RS Mantingan tahun lalu sekaligus dengan pengadaan alkesnya,’’ tutur Heri. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi menganggarkan dana Rp 3 miliar untuk pengadaan peralatan kesehatan (alkes) Rumah Sakit (RS) Geneng tahun ini. Dokumen pengadaannya dimasukkan ke layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) dalam waktu dekat. ‘’Target pengadaan selesai Maret,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fachrudin, Senin (7/2).

Heri mengungkapkan, pengadaan alkes tahun ini untuk mengisi lima unit pelayanan kesehatan. Meliputi unit gawat darurat (UDG), poli pelayanan ibu dan anak, ruang operasi, ruang rawat inap, serta laboratorium kesehatan. Kelimanya menjadi prioritas sasaran penempatan alkes. ‘’Pemenuhan alat medis bertahap karena anggarannya terbatas,’’ ujarnya.

Pemenuhan alkes RS Geneng bukan hanya dari APBD 2022. Rumah sakit pelat merah itu juga menerima pelimpahan ranjang perawatan dari bekas RS Darurat Agro Techno Park (ATP), Ngrambe. Sebab, fasyankes tersebut tidak lagi beroperasi. ‘’Alkes dari RS darurat cukup membantu,’’ ucap Heri.

Baca Juga :  Warga Kerap Telat Lapor, Jumlah Armada Damkar Milik Pemkab Ngawi Belum Ideal

Di sisi lain, tim percepatan operasional RS Geneng tengah mengurus persyaratan administrasi. Yakni, perizinan pendirian dan operasional. Selanjutnya menyusun struktur organisasi yang nantinya disahkan melalui peraturan bupati. ‘’Disesuaikan SOTK (struktur organisasi dan tata kerja) yang baru,’’ jelasnya.

Dia memprediksi RS Geneng dapat beroperasi April nanti. Bulan yang sama dengan target operasional RS Mantingan. ‘’Karena pembangunan RS Mantingan tahun lalu sekaligus dengan pengadaan alkesnya,’’ tutur Heri. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/