alexametrics
24 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Daftar Haji Hari Ini di Ngawi, Berangkat 2055

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan animo warga mendaftar haji. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi mencatat 50 pendaftar saban bulannya. ‘’Setiap hari pasti ada yang daftar, baik datang ke kantor maupun online,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ngawi Mukibbin, Selasa (8/3).

Mukibbin mengatakan, hingga kini 11.500 warga antre berangkat ke Tanah Suci. Masa tunggunya mencapai 33 tahun. Artinya, daftar hari ini berangkatnya 2055. Bila wabah tidak segera berakhir, waiting list berpeluang semakin panjang. ‘’Penambahan masa antrean tidak akan lama kalau tahun ini ada pemberangkatan,’’ ujarnya.

Dia menyampaikan, pemerintah Arab Saudi telah mencabut pembatasan jarak sosial dan pengenaan masker. Juga menghapus kewajiban tes polymerase chain reaction (PCR) dan karantina bagi pendatang. Kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi ratusan calon jemaah haji (CJH) yang tertunda berangkat dua tahun terakhir.  ‘’Akan ada penyesuaian terkait penyelenggaraan haji dan umrah,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Kanang Sempat Berniat Umrah setelah Purnatugas Jadi Bupati Ngawi

Kendati demikian, Mukibbin belum dapat memastikan keberangkatan haji tahun ini. Pihaknya menunggu keputusan pemerintah pusat. Terlepas itu, pihaknya telah mempersiapkan administrasi dan kesehatan para CJH. ‘’Paspor yang kedaluwarsa diperbarui, vaksinasi meningitis juga sudah dilakukan,’’ terangnya. (tr1/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan animo warga mendaftar haji. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi mencatat 50 pendaftar saban bulannya. ‘’Setiap hari pasti ada yang daftar, baik datang ke kantor maupun online,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ngawi Mukibbin, Selasa (8/3).

Mukibbin mengatakan, hingga kini 11.500 warga antre berangkat ke Tanah Suci. Masa tunggunya mencapai 33 tahun. Artinya, daftar hari ini berangkatnya 2055. Bila wabah tidak segera berakhir, waiting list berpeluang semakin panjang. ‘’Penambahan masa antrean tidak akan lama kalau tahun ini ada pemberangkatan,’’ ujarnya.

Dia menyampaikan, pemerintah Arab Saudi telah mencabut pembatasan jarak sosial dan pengenaan masker. Juga menghapus kewajiban tes polymerase chain reaction (PCR) dan karantina bagi pendatang. Kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi ratusan calon jemaah haji (CJH) yang tertunda berangkat dua tahun terakhir.  ‘’Akan ada penyesuaian terkait penyelenggaraan haji dan umrah,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Tidak Ingin Jadi Kegiatan Seremonial Saja

Kendati demikian, Mukibbin belum dapat memastikan keberangkatan haji tahun ini. Pihaknya menunggu keputusan pemerintah pusat. Terlepas itu, pihaknya telah mempersiapkan administrasi dan kesehatan para CJH. ‘’Paspor yang kedaluwarsa diperbarui, vaksinasi meningitis juga sudah dilakukan,’’ terangnya. (tr1/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/