23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Tutupi Pandangan Billboard, Videotron Tugu Kartonyono Digeser ke Selatan 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Masih ingat kejadian pembongkaran paksa videotron di sebelah barat daya Tugu Kartonyono, Ngawi, September lalu? Diskominfo SP kini mempersilakan PT Adhi Kartika Jaya (AKJ), pelaku pembongkaran itu, menggeser layar panelnya ke arah selatan. 

Pekerja perusahaan itu mencopot beberapa peranti elektroniknya dengan tujuan mengubah posisi videotron. Lokasinya dinilai menutupi pandangan papan reklame yang terpasang di sebelah baratnya. Belakangan diketahui billboard itu milik PT AKJ. 

Diskominfo SP sebelumnya mengajukan tiga opsi utak-atik posisi videotron hasil pengadaan DBHCHT 2021 itu. ‘’Pada awalnya memang tidak langsung diizinkan (membongkar, Red), tapi sekarang sudah ada kesepakatan,’’ kata Kepala Diskominfo SP Ngawi Wahyu Sri Kuncoro, Selasa (6/12). 

Wahyu mengungkapkan, PT AKJ menyepakati beberapa persyaratan untuk menggeser posisi videotron. Yakni, mengambil tanggung jawab pemeliharaan dari vendor pengadaan layar panel itu yang berakhir bulan ini.

Baca Juga :  Polisi Simpulkan Komponen Videotron Tugu Kartonyono Hilang Bukan karena Dicuri

Diskominfo SP juga tidak ikut campur dengan urusan tersebut. ‘’Mekanisme peralihan pemeliharaan memungkinkan karena force majeure ada komplain dari lingkungan,” ujarnya. 

PT AKJ, lanjut dia, juga telah memberikan desain teknis pergeseran videotron. Rancangan itu penting sebagai rujukan mengukur kekuatan konstruksi pasca beralih tempat.

Perusahaan bidang periklanan asal Surabaya itu menggeser posisi hingga satu meter setengah ke arah selatan. ”Tiangnya tidak ikut digeser. Kami minta diperkuat tanpa meninggalkan estetikanya,’’ ucap Wahyu. 

Persyaratan lainnya, kesanggupan mengeluarkan biaya sendiri untuk proses pergeseran. Diskominfo SP meminta pengerjaannya selesai dalam sepekan.

Sejumlah pekerja PT AKJ terlihat membongkar panel-panel layar mulai kemarin. ”Kami punya kewajiban menyiarkan berbagai kegiatan sosialisasi gempur rokok ilegal dalam setahun,” pungkasnya. (sae/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Masih ingat kejadian pembongkaran paksa videotron di sebelah barat daya Tugu Kartonyono, Ngawi, September lalu? Diskominfo SP kini mempersilakan PT Adhi Kartika Jaya (AKJ), pelaku pembongkaran itu, menggeser layar panelnya ke arah selatan. 

Pekerja perusahaan itu mencopot beberapa peranti elektroniknya dengan tujuan mengubah posisi videotron. Lokasinya dinilai menutupi pandangan papan reklame yang terpasang di sebelah baratnya. Belakangan diketahui billboard itu milik PT AKJ. 

Diskominfo SP sebelumnya mengajukan tiga opsi utak-atik posisi videotron hasil pengadaan DBHCHT 2021 itu. ‘’Pada awalnya memang tidak langsung diizinkan (membongkar, Red), tapi sekarang sudah ada kesepakatan,’’ kata Kepala Diskominfo SP Ngawi Wahyu Sri Kuncoro, Selasa (6/12). 

Wahyu mengungkapkan, PT AKJ menyepakati beberapa persyaratan untuk menggeser posisi videotron. Yakni, mengambil tanggung jawab pemeliharaan dari vendor pengadaan layar panel itu yang berakhir bulan ini.

Baca Juga :  Marak Peretasan, Firewall Server Pemkab Ngawi Dipertebal 

Diskominfo SP juga tidak ikut campur dengan urusan tersebut. ‘’Mekanisme peralihan pemeliharaan memungkinkan karena force majeure ada komplain dari lingkungan,” ujarnya. 

PT AKJ, lanjut dia, juga telah memberikan desain teknis pergeseran videotron. Rancangan itu penting sebagai rujukan mengukur kekuatan konstruksi pasca beralih tempat.

Perusahaan bidang periklanan asal Surabaya itu menggeser posisi hingga satu meter setengah ke arah selatan. ”Tiangnya tidak ikut digeser. Kami minta diperkuat tanpa meninggalkan estetikanya,’’ ucap Wahyu. 

Persyaratan lainnya, kesanggupan mengeluarkan biaya sendiri untuk proses pergeseran. Diskominfo SP meminta pengerjaannya selesai dalam sepekan.

Sejumlah pekerja PT AKJ terlihat membongkar panel-panel layar mulai kemarin. ”Kami punya kewajiban menyiarkan berbagai kegiatan sosialisasi gempur rokok ilegal dalam setahun,” pungkasnya. (sae/cor)

Most Read

Artikel Terbaru