alexametrics
24 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Mobil Avanza Terjun ke Parit di Ngawi, Sopir dan Penumpang Selamat

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dewi fortuna memayungi Sutikno, 37, sopir, dan Hamdan Nei Krismana, 22, penumpang mobil Toyota Avanza bernopol AE 1664 KS. Kendaraan kedua warga Desa Gelung dan Kebon, Paron, itu terjun ke parit sedalam tiga meter kemarin (8/4) siang.

Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Jalan Raya Ngawi–Paron masuk Desa Jururejo, Ngawi. Beruntung kantong udara mobil mengembang. Perangkat keselamatan yang muncul dari ruang kemudi itu menyelamatkan nyawa keduanya.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Djoko Winarto mengungkapkan, Hamdan yang duduk di kursi depan kiri menderita sejumlah luka robek. Di antaranya pada dagu, punggung, dan tangan kiri. Sedangkan si pengemudi tidak mengalami luka yang serius. Keduanya dalam kondisi sadar dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan. ‘’Airbag (kantong udara, Red) berfungsi dengan baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ngawi Turun PPKM Level 2, Aktivitas Dilonggarkan

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal itu bermula ketika Avanza melaju kencang dari arah selatan. Beberapa meter menjelang overpass tol Solo–Kertosono, mobil oleng ke kiri hingga akhirnya keluar dari badan jalan. Sebelum akhirnya terjun ke dalam parit berair.

Kendaraan berkelir putih itu berhenti dalam posisi miring 90 derajat ke kiri. Kaca depan pecah dan bodi sisi kiri ringsek. ‘’Hasil pemeriksaan sementara, pengemudi mengaku mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan laju mobil,’’ tutur Kasatlantas.

Djoko mengatakan, proses evakuasi mobil memakan waktu hampir tiga jam. Mobil derek kesulitan menarik lantaran parit tergolong sempit. ‘’Kendaraan diamankan sebagai bahan penyelidikan,’’ ucapnya. (tr1/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dewi fortuna memayungi Sutikno, 37, sopir, dan Hamdan Nei Krismana, 22, penumpang mobil Toyota Avanza bernopol AE 1664 KS. Kendaraan kedua warga Desa Gelung dan Kebon, Paron, itu terjun ke parit sedalam tiga meter kemarin (8/4) siang.

Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Jalan Raya Ngawi–Paron masuk Desa Jururejo, Ngawi. Beruntung kantong udara mobil mengembang. Perangkat keselamatan yang muncul dari ruang kemudi itu menyelamatkan nyawa keduanya.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Djoko Winarto mengungkapkan, Hamdan yang duduk di kursi depan kiri menderita sejumlah luka robek. Di antaranya pada dagu, punggung, dan tangan kiri. Sedangkan si pengemudi tidak mengalami luka yang serius. Keduanya dalam kondisi sadar dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani perawatan. ‘’Airbag (kantong udara, Red) berfungsi dengan baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bujet Penanganan Kebakaran di Ngawi Tahun Ini Hanya Rp 52,5 Juta

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal itu bermula ketika Avanza melaju kencang dari arah selatan. Beberapa meter menjelang overpass tol Solo–Kertosono, mobil oleng ke kiri hingga akhirnya keluar dari badan jalan. Sebelum akhirnya terjun ke dalam parit berair.

Kendaraan berkelir putih itu berhenti dalam posisi miring 90 derajat ke kiri. Kaca depan pecah dan bodi sisi kiri ringsek. ‘’Hasil pemeriksaan sementara, pengemudi mengaku mengantuk sehingga tidak dapat mengendalikan laju mobil,’’ tutur Kasatlantas.

Djoko mengatakan, proses evakuasi mobil memakan waktu hampir tiga jam. Mobil derek kesulitan menarik lantaran parit tergolong sempit. ‘’Kendaraan diamankan sebagai bahan penyelidikan,’’ ucapnya. (tr1/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/