alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Temukan Mortir hingga Pecahan Botol di Benteng Pendem

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Benteng Van den Bosch ternyata masih menyimpan banyak misteri. Setidaknya, PT Nindya Karya, rekanan pelaksana restorasi, menemukan banyak benda bersejarah yang diduga peninggalan zaman kolonial. ‘’Ditemukan secara bertahap sejak proses rehabilitasi dimulai akhir tahun lalu,’’ kata Any Virgiani, PPK PSPO dan PBL Balai Prasarana Permukiman Jatim Kementerian PUPR, Sabtu (9/10).

Temuan tim restorasi antara lain mortir, koin, dan pipa saluran air. Benda tersebut ditemukan dari hasil penggalian sedalam satu meter. Semuanya disimpan aman di dalam gudang area Benteng Pendem, nama lain Benteng Van den Bosch. ‘’Temuan benda tersebut tidak menghentikan pengerjaan,’’ ujarnya.

Any menerangkan, proses pemugaran dihentikan bila yang ditemukan adalah struktur bangunan baru. Contohnya, temuan di depan bangunan enam. Pihaknya perlu berkomunikasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. Keperluannya untuk mendeteksi temuan tersebut masih atau bukan bagian dari benteng. ‘’Kami masih menunggu kajian dari BPCB. Perlu dipertahankan atau dirobohkan,’’ bebernya. (sae/c1/cor/her)

Baca Juga :  Masuk Tol Ngawi Tak Bawa Surat Bebas Covid-19, Dites di Tempat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Benteng Van den Bosch ternyata masih menyimpan banyak misteri. Setidaknya, PT Nindya Karya, rekanan pelaksana restorasi, menemukan banyak benda bersejarah yang diduga peninggalan zaman kolonial. ‘’Ditemukan secara bertahap sejak proses rehabilitasi dimulai akhir tahun lalu,’’ kata Any Virgiani, PPK PSPO dan PBL Balai Prasarana Permukiman Jatim Kementerian PUPR, Sabtu (9/10).

Temuan tim restorasi antara lain mortir, koin, dan pipa saluran air. Benda tersebut ditemukan dari hasil penggalian sedalam satu meter. Semuanya disimpan aman di dalam gudang area Benteng Pendem, nama lain Benteng Van den Bosch. ‘’Temuan benda tersebut tidak menghentikan pengerjaan,’’ ujarnya.

Any menerangkan, proses pemugaran dihentikan bila yang ditemukan adalah struktur bangunan baru. Contohnya, temuan di depan bangunan enam. Pihaknya perlu berkomunikasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. Keperluannya untuk mendeteksi temuan tersebut masih atau bukan bagian dari benteng. ‘’Kami masih menunggu kajian dari BPCB. Perlu dipertahankan atau dirobohkan,’’ bebernya. (sae/c1/cor/her)

Baca Juga :  Berguru dari YouTube, Sukemi Membuat Fogging Mini Rp 300 Ribu

Most Read

Artikel Terbaru

/