alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Pemkab Ngawi Kirim Tim Medis Pulihkan Psikologis Korban Erupsi Semeru

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Erupsi Gunung Semeru yang menimbulkan banyak korban jiwa memantik empati berbagai pihak. Tidak terkecuali Pemkab Ngawi yang memberangkatkan 18 tim medis ke daerah tersebut.

Mereka akan membantu proses pemulihan kesehatan dan psikologis warga terdampak bencana guguran awan panas Sabtu lalu (4/12). ‘’Ini misi kemanusiaan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi Yudono, Kamis (9/12).

Menurut Yudono, korban guguran awan panas kebanyakan menderita luka bakar. Juga terdapat ancaman gangguan mata, pernapasan, dan kulit. Di luar itu, psikologis korban masih terguncang. Khususnya yang kehilangan orang terdekat, rumah, dan harta benda. ‘’Perlu didampingi agar tidak depresi dan sakit,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Cabor Sepak Bola Ngawi Gagal Ikut Porprov VII Jatim

Pemkab juga mengirim donasi berupa uang tunai, obat-obatan, dan sembako. Tim medis nantinya berkoordinasi langsung dengan Dinkes Lumajang dan posko tanggap darurat bencana. ‘’Jadi, tidak bergerak sendiri agar bantuan bisa tepat sasaran,’’ imbuh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Ony menyampaikan, tim medis menjalankan misi kemanusiaan selama dua hari. Selanjutnya dievaluasi untuk pemetaan tugas sesuai kebutuhan. ‘’Sebelumnya, 12 relawan BPBD (badan penanggulangan bencana daerah, Red) dikirimkan untuk membantu proses evakuasi, pencarian warga, dan pembersihan abu vulkanik,’’ ungkapnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Erupsi Gunung Semeru yang menimbulkan banyak korban jiwa memantik empati berbagai pihak. Tidak terkecuali Pemkab Ngawi yang memberangkatkan 18 tim medis ke daerah tersebut.

Mereka akan membantu proses pemulihan kesehatan dan psikologis warga terdampak bencana guguran awan panas Sabtu lalu (4/12). ‘’Ini misi kemanusiaan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi Yudono, Kamis (9/12).

Menurut Yudono, korban guguran awan panas kebanyakan menderita luka bakar. Juga terdapat ancaman gangguan mata, pernapasan, dan kulit. Di luar itu, psikologis korban masih terguncang. Khususnya yang kehilangan orang terdekat, rumah, dan harta benda. ‘’Perlu didampingi agar tidak depresi dan sakit,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kacabdindik Ngawi: Orientasi Sekolah Kejuruan Juga Cetak Wirausahawan

Pemkab juga mengirim donasi berupa uang tunai, obat-obatan, dan sembako. Tim medis nantinya berkoordinasi langsung dengan Dinkes Lumajang dan posko tanggap darurat bencana. ‘’Jadi, tidak bergerak sendiri agar bantuan bisa tepat sasaran,’’ imbuh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Ony menyampaikan, tim medis menjalankan misi kemanusiaan selama dua hari. Selanjutnya dievaluasi untuk pemetaan tugas sesuai kebutuhan. ‘’Sebelumnya, 12 relawan BPBD (badan penanggulangan bencana daerah, Red) dikirimkan untuk membantu proses evakuasi, pencarian warga, dan pembersihan abu vulkanik,’’ ungkapnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/