alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Dinsos Ngawi Belum Terima Aturan Main BLT Migor dari Kemensos

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Wacana bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng (migor) urung jelas realisasinya. Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi belum mendapatkan aturan main penyalurannya dari Kementerian Sosial (Kemensos). ‘’Kami masih menunggu informasi resmi pemerintah pusat,’’ kata Kepala Dinsos Ngawi Budi Susanto, Minggu (10/4).

Budi mengatakan, Dinsos Jawa Timur bakal mengundang rapat seluruh dinsos di provinsi ini. Pertemuan tersebut membahas penyaluran BLT migor. Informasinya, besaran bantuan untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM) Rp 100 ribu per bulan. Stimulus itu diberikan selama tiga bulan. ‘’Wacana penyalurannya mulai April ini,’’ ujarnya.

Kendati demikian, sasaran BLT migor juga masih abu-abu. Budi mengatakan bahwa ada kemungkinan diambilkan dari penerima program keluarga harapan (PKH) atau bantuan pangan nontunai (BPNT). ‘’Meski belum jelas, data penerima PKH dan BPNT terus di-update agar tepat sasaran,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Ibu Muda Tewas Tenggak Potas Gegara Asmara Terlarang

Terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Ngawi Gunadi Ash Cidiq meminta data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di-update secara berkala. Sebab, menjadi landasan calon penerima berbagai jaring pengaman sosial (JPS).

Berdasarkan perbaikan DTKS kali terakhir Januari lalu, terdapat sekitar 100 KPM tidak memenuhi syarat di setiap desa. Baik karena sudah meninggal, berubah status menjadi mampu, maupun pindah domisili. ‘’Perbaikan data untuk menghapus KPM tidak layak untuk diganti yang lebih layak,’’ ujarnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Wacana bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng (migor) urung jelas realisasinya. Dinas Sosial (Dinsos) Ngawi belum mendapatkan aturan main penyalurannya dari Kementerian Sosial (Kemensos). ‘’Kami masih menunggu informasi resmi pemerintah pusat,’’ kata Kepala Dinsos Ngawi Budi Susanto, Minggu (10/4).

Budi mengatakan, Dinsos Jawa Timur bakal mengundang rapat seluruh dinsos di provinsi ini. Pertemuan tersebut membahas penyaluran BLT migor. Informasinya, besaran bantuan untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM) Rp 100 ribu per bulan. Stimulus itu diberikan selama tiga bulan. ‘’Wacana penyalurannya mulai April ini,’’ ujarnya.

Kendati demikian, sasaran BLT migor juga masih abu-abu. Budi mengatakan bahwa ada kemungkinan diambilkan dari penerima program keluarga harapan (PKH) atau bantuan pangan nontunai (BPNT). ‘’Meski belum jelas, data penerima PKH dan BPNT terus di-update agar tepat sasaran,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pencemaran Air Bengawan Solo Bakal Diadukan ke Pemerintah Pusat

Terpisah, Sekretaris Komisi II DPRD Ngawi Gunadi Ash Cidiq meminta data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di-update secara berkala. Sebab, menjadi landasan calon penerima berbagai jaring pengaman sosial (JPS).

Berdasarkan perbaikan DTKS kali terakhir Januari lalu, terdapat sekitar 100 KPM tidak memenuhi syarat di setiap desa. Baik karena sudah meninggal, berubah status menjadi mampu, maupun pindah domisili. ‘’Perbaikan data untuk menghapus KPM tidak layak untuk diganti yang lebih layak,’’ ujarnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/