alexametrics
29.3 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Penumpang Keleleran Menunggu Bus Penjemput di Terminal Sidowayah

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Terminal Sidowayah, Kedunggalar, Ngawi, mengalami anomali. Momen libur Lebaran tahun ini membuat terminal tipe C itu dipadati penumpang bus tujuan Jakarta dan Jawa Barat.

Puncaknya saat arus balik Sabtu hingga kemarin (9/5). Ratusan calon penumpang keleleran menunggu bus yang terlambat datang. Perjalanan angkutan itu dari ibu kota tersendat. ‘’Terkena dampak kebijakan one way tol Bawen hingga Cikampek,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi Sugiyanto, Selasa (10/5).

Kebijakan one way memang sudah dicabut kemarin. Namun, efeknya belum terasa di hari yang sama. Banyak warga yang masih menunggu armada bus untuk membawanya kembali ke tanah rantau. ‘’Kebanyakan calon penumpang ini warga dari wilayah barat Ngawi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pasar Milik Pemkab Ngawi Belum Satu Pun Dilengkapi Hidran

Sugiyanto menyampaikan, mobil dan angkutan umum dari Jakarta tidak dapat melintasi tol trans-Jawa. Pilihannya beralih melewati jalur Pantai Utara (Pantura). Konsentrasi lalu lintas kendaraan itu membuat jalur arteri tersebut mengalami kemacetan. Apalagi, angkutan barang sudah boleh beroperasi. ’’Perjalanan dari Jakarta menuju Jatim bisa sampai 22 jam,’’ ungkapnya.

Menurut Sugiyanto, terminal masih akan ramai hingga dua hari ke depan. Banyak pemudik yang menunda balik agar lebih nyaman dalam perjalanan. ‘’Banyak perusahaan bus yang mengatur ulang jadwal pemberangkatan,’’ ucapnya.

Dishub bakal mengevaluasi fenomena membeludaknya calon penumpang di momen Lebaran tahun ini. Khususnya dalam hal penataan ruang tunggu yang lebih representatif. ‘’Tentunya pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan harus ditingkatkan,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Terminal Sidowayah, Kedunggalar, Ngawi, mengalami anomali. Momen libur Lebaran tahun ini membuat terminal tipe C itu dipadati penumpang bus tujuan Jakarta dan Jawa Barat.

Puncaknya saat arus balik Sabtu hingga kemarin (9/5). Ratusan calon penumpang keleleran menunggu bus yang terlambat datang. Perjalanan angkutan itu dari ibu kota tersendat. ‘’Terkena dampak kebijakan one way tol Bawen hingga Cikampek,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi Sugiyanto, Selasa (10/5).

Kebijakan one way memang sudah dicabut kemarin. Namun, efeknya belum terasa di hari yang sama. Banyak warga yang masih menunggu armada bus untuk membawanya kembali ke tanah rantau. ‘’Kebanyakan calon penumpang ini warga dari wilayah barat Ngawi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  NIK e-KTP Belum Update, Sulit Daftar Vaksinasi

Sugiyanto menyampaikan, mobil dan angkutan umum dari Jakarta tidak dapat melintasi tol trans-Jawa. Pilihannya beralih melewati jalur Pantai Utara (Pantura). Konsentrasi lalu lintas kendaraan itu membuat jalur arteri tersebut mengalami kemacetan. Apalagi, angkutan barang sudah boleh beroperasi. ’’Perjalanan dari Jakarta menuju Jatim bisa sampai 22 jam,’’ ungkapnya.

Menurut Sugiyanto, terminal masih akan ramai hingga dua hari ke depan. Banyak pemudik yang menunda balik agar lebih nyaman dalam perjalanan. ‘’Banyak perusahaan bus yang mengatur ulang jadwal pemberangkatan,’’ ucapnya.

Dishub bakal mengevaluasi fenomena membeludaknya calon penumpang di momen Lebaran tahun ini. Khususnya dalam hal penataan ruang tunggu yang lebih representatif. ‘’Tentunya pelayanan dan fasilitas demi kenyamanan harus ditingkatkan,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/