alexametrics
30.3 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Zakat Ribuan ASN Pemkab Ngawi Ditaksir Mencapai Rp 11 Miliar 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Potensi zakat ribuan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Ngawi cukup besar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menaksir nilainya Rp 11 miliar per tahun. Akan tetapi, realisasi di lembaga itu tidak mencakup seluruh potensi. ‘’Tahun lalu sekitar Rp 4 miliar,’’ kata Ketua Baznas Ngawi Muhammad Ma’ruf Thoyibi, Senin (11/4).

Thoyibi menyampaikan, tidak semua ASN menzakatkan penghasilannya melalui Baznas. Sebab, pemkab tidak mewajibkan abdi negaranya menunaikan rukun Islam keempat itu di tempatnya. ‘’Mungkin mereka membayar zakat di lembaga lain atau secara mandiri,’’ ujarnya.

Baznas juga tidak memaksakan ASN berzakat di tempatnya. Namun, bila tidak sanggup membayar atau sudah zakat mandiri, hendaknya membuat surat pernyataan agar gajinya tidak dipotong secara otomatis. Zakat yang terkumpul untuk pembiayaan sosial dan pengentasan kemiskinan. ‘’Misalnya, menyantuni fakir miskin, pelayanan kesehatan, atau bantuan untuk korban bencana alam,’’ tuturnya. (tr1/c1/cor/her)

Baca Juga :  Proyek Rehabilitasi 11 SMPN di Ngawi Berkelindan Masalah

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Potensi zakat ribuan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Ngawi cukup besar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat menaksir nilainya Rp 11 miliar per tahun. Akan tetapi, realisasi di lembaga itu tidak mencakup seluruh potensi. ‘’Tahun lalu sekitar Rp 4 miliar,’’ kata Ketua Baznas Ngawi Muhammad Ma’ruf Thoyibi, Senin (11/4).

Thoyibi menyampaikan, tidak semua ASN menzakatkan penghasilannya melalui Baznas. Sebab, pemkab tidak mewajibkan abdi negaranya menunaikan rukun Islam keempat itu di tempatnya. ‘’Mungkin mereka membayar zakat di lembaga lain atau secara mandiri,’’ ujarnya.

Baznas juga tidak memaksakan ASN berzakat di tempatnya. Namun, bila tidak sanggup membayar atau sudah zakat mandiri, hendaknya membuat surat pernyataan agar gajinya tidak dipotong secara otomatis. Zakat yang terkumpul untuk pembiayaan sosial dan pengentasan kemiskinan. ‘’Misalnya, menyantuni fakir miskin, pelayanan kesehatan, atau bantuan untuk korban bencana alam,’’ tuturnya. (tr1/c1/cor/her)

Baca Juga :  Ini Pesan Dahlan Iskan kepada Wartawan Se-Madiun Raya

Most Read

Artikel Terbaru

/