alexametrics
29.2 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Polres Ngawi Sita Ratusan Butir Pil Koplo

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pil dobel L alias koplo belum hilang dari Bumi Orek-Orek. Pun, dalam dua hari polisi berhasil mengamankan tiga tersangka berikut barang bukti ratusan butir pil setan tersebut.

Seorang tersangka yang diringkus petugas itu adalah Rifai, 22. Warga Desa Jatirejo, Kasreman, tersebut diamankan saat berada di halaman toko modern Jalan Raya Ngawi-Caruban masuk Desa Karangmalang pada Kamis dini hari (3/10).

Saat tersangka digeledah, petugas menemukan 730 butir pil koplo. ‘’Dibungkus plastik bening. Selain dikonsumsi sendiri, diduga diedarkan juga,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu saat press release di mapolres Kamis (10/10).

Bersamaan penangkapan Rifai, petugas membekuk Tri Mulyo rekannya. Remaja asal Desa/Kecamatan Kasreman itu sempat bersembunyi di halaman belakang toko modern. Dari tangannya, polisi mengamankan tujuh plastik bening masing-masing berisi 10 butir pil koplo. ‘’Sebuah handphone yang diduga digunakan tersangka untuk transaksi ikut diamankan,’’ ujar kapolres.

Baca Juga :  JUT Patihan Rusak Parah, 13 Tahun Belum Tersentuh Perbaikan

Sehari sebelumnya, petugas meringkus Eko Wibowo, 18. Warga Desa Karangasri, Ngawi, itu kedapatan membawa 40 butir pil koplo. Obat terlarang tersebut dikemas dalam empat kantong plastik bening. ‘’Kami masih dalami hubungan antar-ketiga tersangka, termasuk dari mana asal barang haram tersebut,’’ lanjut Natal, sapaan akrab Pranatal Hutajulu.

Natal menambahkan, ketiga tersangka bakal dijerat pasal 196 atau pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. ‘’Ancaman hukumannya maksimal 10 sampai 15 tahun penjara atau denda hingga Rp 1,5 miliar,’’ pungkasnya. (gen/c1/isd)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pil dobel L alias koplo belum hilang dari Bumi Orek-Orek. Pun, dalam dua hari polisi berhasil mengamankan tiga tersangka berikut barang bukti ratusan butir pil setan tersebut.

Seorang tersangka yang diringkus petugas itu adalah Rifai, 22. Warga Desa Jatirejo, Kasreman, tersebut diamankan saat berada di halaman toko modern Jalan Raya Ngawi-Caruban masuk Desa Karangmalang pada Kamis dini hari (3/10).

Saat tersangka digeledah, petugas menemukan 730 butir pil koplo. ‘’Dibungkus plastik bening. Selain dikonsumsi sendiri, diduga diedarkan juga,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu saat press release di mapolres Kamis (10/10).

Bersamaan penangkapan Rifai, petugas membekuk Tri Mulyo rekannya. Remaja asal Desa/Kecamatan Kasreman itu sempat bersembunyi di halaman belakang toko modern. Dari tangannya, polisi mengamankan tujuh plastik bening masing-masing berisi 10 butir pil koplo. ‘’Sebuah handphone yang diduga digunakan tersangka untuk transaksi ikut diamankan,’’ ujar kapolres.

Baca Juga :  Penyekatan Jalan Yos Sudarso-Thamrin Ngawi Dibuka 14 Jam

Sehari sebelumnya, petugas meringkus Eko Wibowo, 18. Warga Desa Karangasri, Ngawi, itu kedapatan membawa 40 butir pil koplo. Obat terlarang tersebut dikemas dalam empat kantong plastik bening. ‘’Kami masih dalami hubungan antar-ketiga tersangka, termasuk dari mana asal barang haram tersebut,’’ lanjut Natal, sapaan akrab Pranatal Hutajulu.

Natal menambahkan, ketiga tersangka bakal dijerat pasal 196 atau pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. ‘’Ancaman hukumannya maksimal 10 sampai 15 tahun penjara atau denda hingga Rp 1,5 miliar,’’ pungkasnya. (gen/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/