alexametrics
28.9 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Awas Bencana Hidrometeorologi!

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Bencana hidrometeorologi mulai mengintai warga Bumi Orek-Orek. Sabtu petang (10/10), misalnya, lima rumah di Dusun Sumberan, Desa Kiyonten, Kasreman, rusak akibat diterjang hujan disertai angin kencang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Teguh Puryadi menjelaskan, BMKG memprediksi potensi bencana hidrometeorologi akan berlangsung hingga Desember mendatang. ‘’Kalau di Ngawi yang paling sering hujan disertai angin kencang,’’ ungkapnya Minggu (11/10).

Di sisi lain, Teguh menyebut turunnya hujan beberapa hari terakhir bukan merupakan pertanda musim kemarau telah berakhir. Awal musim penghujan, kata dia, baru terjadi akhir November mendatang. ‘’Hujan akhir-akhir ini juga tidak banyak berpengaruh terhadap krisis air di beberapa desa,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Juga :  Jelang Mudik Lebaran, 100 Sopir Bus Jalani Tes Urin

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Bencana hidrometeorologi mulai mengintai warga Bumi Orek-Orek. Sabtu petang (10/10), misalnya, lima rumah di Dusun Sumberan, Desa Kiyonten, Kasreman, rusak akibat diterjang hujan disertai angin kencang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Teguh Puryadi menjelaskan, BMKG memprediksi potensi bencana hidrometeorologi akan berlangsung hingga Desember mendatang. ‘’Kalau di Ngawi yang paling sering hujan disertai angin kencang,’’ ungkapnya Minggu (11/10).

Di sisi lain, Teguh menyebut turunnya hujan beberapa hari terakhir bukan merupakan pertanda musim kemarau telah berakhir. Awal musim penghujan, kata dia, baru terjadi akhir November mendatang. ‘’Hujan akhir-akhir ini juga tidak banyak berpengaruh terhadap krisis air di beberapa desa,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Juga :  Pembukaan Objek Wisata Pacitan Mundur 30 Juni

Most Read

Artikel Terbaru

/