alexametrics
25.1 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Pra-Porprov Sepak Bola, Ngawi Keok Lawan Bojonegoro

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Sayang seribu sayang. Status tuan rumah tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kontingen cabang olahraga (cabor) sepak bola Ngawi. Dalam laga kedua grup F ajang Pra Porprov VII Jawa Timur di Stadion Ketonggo kemarin (12/5), kabupaten ini keok dari Bojonegoro dengan skor tipis 0-1.

Gol semata wayang lawan dicetak Moh. Suyuti pada menit ke-33. Meski menguasai jalannya pertandingan 2×45 menit, anak asuh Jordi Kartika, pelatih Ngawi, tidak mampu membalikkan keadaan. ‘’Saya kecewa dengan hasil pertandingan ini,’’ kata Jordi.

Ngawi sementara berada di peringkat ketiga grup F. Mengantongi tiga poin hasil satu kali menang lawan Magetan di laga perdana Selasa (10/5) lalu. Kontingen dari daerah tetangga itu digulung 4-1. ‘’Mentalitas pemain masih sangat kurang, sehingga permainan di babak pertama tidak berkembang,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dinsos Ngawi Belum Terima Aturan Main BLT Migor dari Kemensos

Menurut Jordi, Ngawi secara taktik lebih unggul dari Bojonegoro. Strategi counter pressing mampu menciptakan banyak peluang emas. Sayangnya tidak mampu dikonversi sebagai gol. Barisan pertahanan juga terbilang kukuh. Lawan hanya mampu menciptakan dua peluang. Salah satunya berbuah gol. ‘’Permasalahannya pada jam terbang anak-anak yang masih sangat minim,’’ ucapnya.

Terpisah, Akhmad Aries Tuansyah, pelatih Bojonegoro, mengaku sangat puas atas keberhasilan mencuri tiga poin dari tuan rumah. Kesolidan para pemain di semua lini menjadi kunci meraih kemenangan. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Sayang seribu sayang. Status tuan rumah tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kontingen cabang olahraga (cabor) sepak bola Ngawi. Dalam laga kedua grup F ajang Pra Porprov VII Jawa Timur di Stadion Ketonggo kemarin (12/5), kabupaten ini keok dari Bojonegoro dengan skor tipis 0-1.

Gol semata wayang lawan dicetak Moh. Suyuti pada menit ke-33. Meski menguasai jalannya pertandingan 2×45 menit, anak asuh Jordi Kartika, pelatih Ngawi, tidak mampu membalikkan keadaan. ‘’Saya kecewa dengan hasil pertandingan ini,’’ kata Jordi.

Ngawi sementara berada di peringkat ketiga grup F. Mengantongi tiga poin hasil satu kali menang lawan Magetan di laga perdana Selasa (10/5) lalu. Kontingen dari daerah tetangga itu digulung 4-1. ‘’Mentalitas pemain masih sangat kurang, sehingga permainan di babak pertama tidak berkembang,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Enam Jam Tiga Laka di Jalur Tol

Menurut Jordi, Ngawi secara taktik lebih unggul dari Bojonegoro. Strategi counter pressing mampu menciptakan banyak peluang emas. Sayangnya tidak mampu dikonversi sebagai gol. Barisan pertahanan juga terbilang kukuh. Lawan hanya mampu menciptakan dua peluang. Salah satunya berbuah gol. ‘’Permasalahannya pada jam terbang anak-anak yang masih sangat minim,’’ ucapnya.

Terpisah, Akhmad Aries Tuansyah, pelatih Bojonegoro, mengaku sangat puas atas keberhasilan mencuri tiga poin dari tuan rumah. Kesolidan para pemain di semua lini menjadi kunci meraih kemenangan. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/