alexametrics
29.9 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Sosialisasi Cukai Berlanjut di Kecamatan Kasreman

NGAWIJawa Pos Radar Ngawi – Cara sederhana bisa dilakukan warga untuk membantu pemerintah memberantas peredaran rokok ilegal alias rokok polos. Yakni, memastikan pita cukai sobek saat kemasan dibuka.

”Agar tidak bisa digunakan lagi,” kata Kabag Administrasi dan Perekonomian Setda Ngawi Aris Dewanto saat sosialisasi cukai bersama Bea dan Cukai Madiun di kantor Kecamatan Kasreman Senin (12/10).

Aris juga berharap konsumen mengamati betul merek rokok resmi yang beredar di pasaran. Pasalnya, rokok ilegal biasanya memiliki tampilan fisik mirip rokok resmi. ”Ciri lain, harganya murah,” ujarnya sembari menyebut pelanggar peraturan tentang cukai bisa diancam pidana maksimal lima tahun.

Pemeriksa Ahli Pertama Bea dan Cukai Madiun Iksan mengimbau pedagang maupun pengusaha rokok menaati aturan hukum yang berlaku. Di sisi lain, usaha mikro kecil tembakau iris diminta tidak resah. Sebab, tembakau yang dijual per ons dan tak bermerek tidak dikenai cukai. ”Kami juga mendukung langkah petani menjual tembakau iris tanpa campuran saus dan belum dikemas,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Anak, Pemkab Magetan Targetkan Tuntas dalam Tiga Bulan

Dia mempersilakan petani berkonsultasi ke Bea dan Cukai Madiun terkait tata niaga dan regulasi usaha tembakau iris. ”Kami tetap memfasilitasi usaha tradisional itu supaya tetap hidup,’’ tandasnya. (rio/c1/isd/adv)

NGAWIJawa Pos Radar Ngawi – Cara sederhana bisa dilakukan warga untuk membantu pemerintah memberantas peredaran rokok ilegal alias rokok polos. Yakni, memastikan pita cukai sobek saat kemasan dibuka.

”Agar tidak bisa digunakan lagi,” kata Kabag Administrasi dan Perekonomian Setda Ngawi Aris Dewanto saat sosialisasi cukai bersama Bea dan Cukai Madiun di kantor Kecamatan Kasreman Senin (12/10).

Aris juga berharap konsumen mengamati betul merek rokok resmi yang beredar di pasaran. Pasalnya, rokok ilegal biasanya memiliki tampilan fisik mirip rokok resmi. ”Ciri lain, harganya murah,” ujarnya sembari menyebut pelanggar peraturan tentang cukai bisa diancam pidana maksimal lima tahun.

Pemeriksa Ahli Pertama Bea dan Cukai Madiun Iksan mengimbau pedagang maupun pengusaha rokok menaati aturan hukum yang berlaku. Di sisi lain, usaha mikro kecil tembakau iris diminta tidak resah. Sebab, tembakau yang dijual per ons dan tak bermerek tidak dikenai cukai. ”Kami juga mendukung langkah petani menjual tembakau iris tanpa campuran saus dan belum dikemas,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Proses Pengadaan TKD Terdampak Proyek Tol

Dia mempersilakan petani berkonsultasi ke Bea dan Cukai Madiun terkait tata niaga dan regulasi usaha tembakau iris. ”Kami tetap memfasilitasi usaha tradisional itu supaya tetap hidup,’’ tandasnya. (rio/c1/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/