alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Komunitas YouTuber Ngawi yang Semakin Berkibar

Lahirnya Komunitas YouTuber Ngawi dibidani empat sekawan pada 2018. Dua tahun berselang, jumlah anggota mencapai puluhan orang. Seperti apa kesibukannya?

======================= 

DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi

TERANG lampu penerangan Jalan PB Sudirman, Ngawi, setia menemani puluhan anggota Komunitas YouTuber Ngawi menghabiskan malam. Meski tangan menggenggam gadget, bukan berarti mereka sibuk dengan aktivitas masing-masing di dunia maya. ‘’Kami bertukar ide untuk pembuatan konten-konten yang menarik,’’ kata Yusuf Rachmawan, founder komunitas itu.

Komunitas YouTuber Ngawi dibentuk Yusuf bersama tiga temannya dua tahun lalu. Yakni, Ari Yoga Wisnu Wardhana, Yoshua Steven, dan Novi Prasetiyo. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan awal meningkatkan solidaritas dan kekompakan para YouTuber di Bumi Orek-Orek. ‘’Jadi wadah sharing untuk meningkatkan kualitas konten,’’ ujar pemuda 22 tahun tersebut.

Yusuf pernah merasakan sulitnya mengembangkan diri karena tidak punya teman tukar pendapat. Dia adalah orang pertama dalam komunitas yang mendapatkan penghasilan lewat unggahan video di YouTube. Konten videonya tentang game online. Namun, seiring berjalannya waktu, dia kesulitan dalam mengembangkan konten. Sebab, tidak punya teman untuk diajak sharing. ‘’Dulu, pegiat konten gaming masih jarang. Jumlahnya dapat dihitung jari,’’ papar warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, tersebut.

Baca Juga :  Jersey Srambang KOM Bernuansa Asian Games, Nyaman dan Antipanas

Komunitas YouTuber Ngawi sempat bubar ketika baru berjalan tiga bulan. Setelah ada anggota yang tidak kunjung mendapatkan royalti dari YouTube. Namun, sepekan setelah bubar, konten video joget dari mantan anggota ramai ditonton warganet. Penghasilan jutaan rupiah dikantongi setiap bulannya. Dari situ, bermunculan YouTuber pemula dan mempersatukan kembali komunitas yang sempat bubar. ‘’Saat ini anggota ada 80 orang di grup WhatsApp,’’ ucapnya sembari menyebut konten video anggota ada menyanyi, membuat film, dan memasak. ***(cor/c1)

Lahirnya Komunitas YouTuber Ngawi dibidani empat sekawan pada 2018. Dua tahun berselang, jumlah anggota mencapai puluhan orang. Seperti apa kesibukannya?

======================= 

DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa Pos Radar Ngawi

TERANG lampu penerangan Jalan PB Sudirman, Ngawi, setia menemani puluhan anggota Komunitas YouTuber Ngawi menghabiskan malam. Meski tangan menggenggam gadget, bukan berarti mereka sibuk dengan aktivitas masing-masing di dunia maya. ‘’Kami bertukar ide untuk pembuatan konten-konten yang menarik,’’ kata Yusuf Rachmawan, founder komunitas itu.

Komunitas YouTuber Ngawi dibentuk Yusuf bersama tiga temannya dua tahun lalu. Yakni, Ari Yoga Wisnu Wardhana, Yoshua Steven, dan Novi Prasetiyo. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan awal meningkatkan solidaritas dan kekompakan para YouTuber di Bumi Orek-Orek. ‘’Jadi wadah sharing untuk meningkatkan kualitas konten,’’ ujar pemuda 22 tahun tersebut.

Yusuf pernah merasakan sulitnya mengembangkan diri karena tidak punya teman tukar pendapat. Dia adalah orang pertama dalam komunitas yang mendapatkan penghasilan lewat unggahan video di YouTube. Konten videonya tentang game online. Namun, seiring berjalannya waktu, dia kesulitan dalam mengembangkan konten. Sebab, tidak punya teman untuk diajak sharing. ‘’Dulu, pegiat konten gaming masih jarang. Jumlahnya dapat dihitung jari,’’ papar warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, tersebut.

Baca Juga :  Acara Hajatan Wajib Sediakan Sarana Cuci Tangan

Komunitas YouTuber Ngawi sempat bubar ketika baru berjalan tiga bulan. Setelah ada anggota yang tidak kunjung mendapatkan royalti dari YouTube. Namun, sepekan setelah bubar, konten video joget dari mantan anggota ramai ditonton warganet. Penghasilan jutaan rupiah dikantongi setiap bulannya. Dari situ, bermunculan YouTuber pemula dan mempersatukan kembali komunitas yang sempat bubar. ‘’Saat ini anggota ada 80 orang di grup WhatsApp,’’ ucapnya sembari menyebut konten video anggota ada menyanyi, membuat film, dan memasak. ***(cor/c1)

Most Read

Artikel Terbaru

/