alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Fenomena Air Asin di Desa Sulit Terkuak Musababnya

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi kesulitan menguak penyebab air sumur warga Dusun Grogolan dan Wangkuk, Warukkalong, Kwadungan, terasa asin. Meskipun, saat ini sedikitnya 1.100 warga atau 550 kepala keluarga (KK) menggantungkan hidup dari sumur tersebut. ‘’Kami belum begitu tahu detail fenomena tersebut,’’ kata Kasi Rehabilitasi Irigasi Disperkim Ngawi Pipit Dwi Herlina, Selasa (15/2).

Pipit mengungkapkan, belum pernah dilakukan penelitian kandungan air sumur di Dusun Grogolan dan Wangkuk. Pihaknya akan mengecek lokasi dalam waktu dekat. Riset bakal dilakukan bila dirasa perlu. ‘’Kami akan menindaklanjuti sekaligus melakukan kajian,’’ ujarnya.

Terlepas fenomena di Warukkalong, Pipit mengatakan bahwa kandungan air tanah sering kali berubah. Sehingga perlu pemeriksaan periodik untuk mengetahui airnya aman dikonsumsi. Bahkan, tidak jarang air perlu di-treatment secara alami atau kimiawi. ‘’Kami coba data existing sumurnya dulu untuk memastikan airnya layak diminum atau tidak,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Ngaku Mau Melamar, Pria Ini Kemudian Embat HP Ibu Ceweknya

Sementara, Direktur PDAM Ngawi Dwi Indarto mengaku belum tahu ihwal duduk perkara penanggulangan warga Warukkalong yang terdampak air asin. Pihaknya akan melakukan kroscek ke pihak terkait. Kendati demikian, dia mengklaim Dusun Wangkuk telah tersambung pipa jaringan PDAM. Sedangkan sambungan ke Dusun Grogolan bakal dicek ulang. ‘’Kalau memang belum ada, segera dilakukan pemasangan jaringan,’’ ujarnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi kesulitan menguak penyebab air sumur warga Dusun Grogolan dan Wangkuk, Warukkalong, Kwadungan, terasa asin. Meskipun, saat ini sedikitnya 1.100 warga atau 550 kepala keluarga (KK) menggantungkan hidup dari sumur tersebut. ‘’Kami belum begitu tahu detail fenomena tersebut,’’ kata Kasi Rehabilitasi Irigasi Disperkim Ngawi Pipit Dwi Herlina, Selasa (15/2).

Pipit mengungkapkan, belum pernah dilakukan penelitian kandungan air sumur di Dusun Grogolan dan Wangkuk. Pihaknya akan mengecek lokasi dalam waktu dekat. Riset bakal dilakukan bila dirasa perlu. ‘’Kami akan menindaklanjuti sekaligus melakukan kajian,’’ ujarnya.

Terlepas fenomena di Warukkalong, Pipit mengatakan bahwa kandungan air tanah sering kali berubah. Sehingga perlu pemeriksaan periodik untuk mengetahui airnya aman dikonsumsi. Bahkan, tidak jarang air perlu di-treatment secara alami atau kimiawi. ‘’Kami coba data existing sumurnya dulu untuk memastikan airnya layak diminum atau tidak,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Perluas Kantong Parkir, Jalan Merdeka Timur Ngawi Dilebarkan

Sementara, Direktur PDAM Ngawi Dwi Indarto mengaku belum tahu ihwal duduk perkara penanggulangan warga Warukkalong yang terdampak air asin. Pihaknya akan melakukan kroscek ke pihak terkait. Kendati demikian, dia mengklaim Dusun Wangkuk telah tersambung pipa jaringan PDAM. Sedangkan sambungan ke Dusun Grogolan bakal dicek ulang. ‘’Kalau memang belum ada, segera dilakukan pemasangan jaringan,’’ ujarnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/