alexametrics
23.1 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Lahan Milik Gontor, Bangunan Puskesmas Mantingan Dibongkar

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Gedung bekas Puskesmas Mantingan, Ngawi, dirobohkan kemarin (14/3). Penghancuran oleh satu unit ekskavator itu menandai penyerahan kembali aset tanah bangunan dari pemkab ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Lahan tersebut selama 45 tahun dipinjam pemkab untuk fasilitas pendidikan dan kesehatan. Selain Puskesmas Mantingan, tanah seluas dua hektare di Desa Sambirejo, Mantingan, itu juga untuk bangunan SDN 1 Sambirejo dan SMPN 1 Mantingan. ‘’Kalau untuk kemanfaatan dan kegiatan positif keluarga besar PMDG, pemkab selalu support,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Selasa (15/3).

PMDG berniat membangun fakultas kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor di lahan yang sejatinya berstatus tanah wakaf. Lembaga itu mengutarakan niatnya pada 2017. Pemkab menyambut baik dan menindaklanjuti dengan mencari lahan pengganti untuk Puskesmas Mantingan, SDN 1 Sambirejo, dan SMPN 1 Mantingan secara bertahap. ‘’Ada win-win solution,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Atlet Asian Games Nandra Eko Ikut Bersaing di Srambang KOM

Ony menyampaikan, Puskesmas Mantingan baru sudah selesai dibangun tahun lalu. Sedangkan pembangunan SMPN 1 Mantingan anyar menunggu perkara korupsi pengadaan lahannya inkrah. ‘’Kalau pemindahan SDN 1 Sambirejo masih menunggu pengadaan lahan tahun ini, biaya pembangunannya nanti ditanggung PMDG,’’ ungkapnya.

Bupati berharap pembangunan fakultas kedokteran Unida segera terealisasi. Sebab, keberadaannya bakal meningkatkan sumber daya manusia dan mutu pendidikan kabupaten ini. ‘’Dampaknya juga positif untuk perekonomian warga setempat,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Gedung bekas Puskesmas Mantingan, Ngawi, dirobohkan kemarin (14/3). Penghancuran oleh satu unit ekskavator itu menandai penyerahan kembali aset tanah bangunan dari pemkab ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Lahan tersebut selama 45 tahun dipinjam pemkab untuk fasilitas pendidikan dan kesehatan. Selain Puskesmas Mantingan, tanah seluas dua hektare di Desa Sambirejo, Mantingan, itu juga untuk bangunan SDN 1 Sambirejo dan SMPN 1 Mantingan. ‘’Kalau untuk kemanfaatan dan kegiatan positif keluarga besar PMDG, pemkab selalu support,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Selasa (15/3).

PMDG berniat membangun fakultas kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor di lahan yang sejatinya berstatus tanah wakaf. Lembaga itu mengutarakan niatnya pada 2017. Pemkab menyambut baik dan menindaklanjuti dengan mencari lahan pengganti untuk Puskesmas Mantingan, SDN 1 Sambirejo, dan SMPN 1 Mantingan secara bertahap. ‘’Ada win-win solution,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Atlet Asian Games Nandra Eko Ikut Bersaing di Srambang KOM

Ony menyampaikan, Puskesmas Mantingan baru sudah selesai dibangun tahun lalu. Sedangkan pembangunan SMPN 1 Mantingan anyar menunggu perkara korupsi pengadaan lahannya inkrah. ‘’Kalau pemindahan SDN 1 Sambirejo masih menunggu pengadaan lahan tahun ini, biaya pembangunannya nanti ditanggung PMDG,’’ ungkapnya.

Bupati berharap pembangunan fakultas kedokteran Unida segera terealisasi. Sebab, keberadaannya bakal meningkatkan sumber daya manusia dan mutu pendidikan kabupaten ini. ‘’Dampaknya juga positif untuk perekonomian warga setempat,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/