alexametrics
29.4 C
Madiun
Monday, July 4, 2022

Bila Ingin Lolos Porprov VII, Ngawi Wajib Menang Lawan Lamongan

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Laga lawan Lamongan siang ini menjadi hidup-mati tim sepak bola Ngawi. Anak asuh Jordi Kartika harus menang untuk ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022. Sebab, kabupaten ini berada di posisi ketiga klasemen sementara grup F Pra Porprov VII.

Sedangkan lawannya berada di puncak klasemen dengan koleksi empat poin. Bila mampu menang, Ngawi akan mengantongi enam poin. Hasil itu cukup untuk membawa kontingen ini melenggang ke Lumajang, tuan rumah cabang olahraga (cabor) sepak bola, bulan depan. ‘’Kemenangan menjadi harga mati,’’ kata Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Ngawi Hasan Zunairi kemarin (14/5).

Ngawi tidak akan lolos bila bermain seri dengan Lamongan. Dengan asumsi Bojonegoro, yang saat ini di peringkat kedua, menang atau imbang lawan Magetan. Bila Bojonegoro menang, maka poinnya menjadi tujuh. Seandainya imbang, poinnya memang sama dengan Ngawi. Namun, kabupaten ini kalah headtohead. ‘’Minimal lolos di posisi runner-up,’’ ujarnya.

Baca Juga :  SD Negeri Ini Cuma Punya 15 Murid

Hasan menganalisis permainan Lamongan saat bersua Magetan. Kemampuan para pemainnya dinilai di bawah Bojonegoro. Sementara, Ngawi mampu menguasai bola selama 2×45 menit lawan Bojonegoro. Sekalipun hasil akhinya kalah 1-0. ‘’Karena itu, kami optimistis menang di laga pemungkas,’’ ucapnya.

Dia tidak memungkiri bahwa lini tengah tim Ngawi masih lemah. Organisasi permainan dinilai kurang bagus. Finishing para pemain depan juga buruk. ‘’Kami akan beri suntikan semangat lewat pemberian bonus ke pemain jika nanti lolos,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Laga lawan Lamongan siang ini menjadi hidup-mati tim sepak bola Ngawi. Anak asuh Jordi Kartika harus menang untuk ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022. Sebab, kabupaten ini berada di posisi ketiga klasemen sementara grup F Pra Porprov VII.

Sedangkan lawannya berada di puncak klasemen dengan koleksi empat poin. Bila mampu menang, Ngawi akan mengantongi enam poin. Hasil itu cukup untuk membawa kontingen ini melenggang ke Lumajang, tuan rumah cabang olahraga (cabor) sepak bola, bulan depan. ‘’Kemenangan menjadi harga mati,’’ kata Sekretaris Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Ngawi Hasan Zunairi kemarin (14/5).

Ngawi tidak akan lolos bila bermain seri dengan Lamongan. Dengan asumsi Bojonegoro, yang saat ini di peringkat kedua, menang atau imbang lawan Magetan. Bila Bojonegoro menang, maka poinnya menjadi tujuh. Seandainya imbang, poinnya memang sama dengan Ngawi. Namun, kabupaten ini kalah headtohead. ‘’Minimal lolos di posisi runner-up,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Golkar Resmi Usung Pasangan Ony-Antok

Hasan menganalisis permainan Lamongan saat bersua Magetan. Kemampuan para pemainnya dinilai di bawah Bojonegoro. Sementara, Ngawi mampu menguasai bola selama 2×45 menit lawan Bojonegoro. Sekalipun hasil akhinya kalah 1-0. ‘’Karena itu, kami optimistis menang di laga pemungkas,’’ ucapnya.

Dia tidak memungkiri bahwa lini tengah tim Ngawi masih lemah. Organisasi permainan dinilai kurang bagus. Finishing para pemain depan juga buruk. ‘’Kami akan beri suntikan semangat lewat pemberian bonus ke pemain jika nanti lolos,’’ pungkasnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/