alexametrics
23.6 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Pedagang di Pasar Penampungan Diboyong ke PBN

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak semua pedagang penampungan Jalan Sultan Agung bersedia boyongan ke dalam Pasar Besar Ngawi (PBN). Parno, pedagang pakaian, salah satunya. Dia memilih tidak berjualan sampai pembangunan ulang pasar rakyat itu selesai. ‘’Kiosnya belum ada rolling door-nya,’’ kata Parno, Rabu (15/12).

Parno tidak mau ambil risiko pindahan dini. Kios yang belum dilengkapi pintu membuatnya khawatir barang dagangannya hilang. ‘’Karena khawatir keamanannya, barang dagangan saya bawa pulang ke rumah,’’ ujarnya.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjamin keamanan barang dagangan pedagang Jalan Sultan Agung. Polisi dan satpol PP bakal menjaga kompleks PBN selama 24 jam. ‘’Sudah ada kesepakatan bersama untuk penjagaan sampai kiosnya dilengkapi rolling door,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Lawan Bojonegoro FC, Persinga Turunkan Pemain Lapis Kedua

Ony menegaskan bahwa pemindahan pedagang menyesuaikan tempat berjualan yang lama. Pihaknya akan menyusun mekanisme pengisian melalui surat ketetapan (SK) bupati. ‘’Karena ini hak prerogatif bupati dalam menentukan penempatan pedagang,’’ ujarnya.

Kepala DPPTK Ngawi Yusuf Rosyadi menambahkan, penempatan pedagang nantinya disesuaikan zonasi barang dagangan yang dijual. Yakni, zona basah dan kering. Tujuannya memudahkan berbelanja. Namun, plotting-nya menyesuaikan lokasi awal masing-masing pedagang. ’’Saat ini masih proses pendataan plotting,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak semua pedagang penampungan Jalan Sultan Agung bersedia boyongan ke dalam Pasar Besar Ngawi (PBN). Parno, pedagang pakaian, salah satunya. Dia memilih tidak berjualan sampai pembangunan ulang pasar rakyat itu selesai. ‘’Kiosnya belum ada rolling door-nya,’’ kata Parno, Rabu (15/12).

Parno tidak mau ambil risiko pindahan dini. Kios yang belum dilengkapi pintu membuatnya khawatir barang dagangannya hilang. ‘’Karena khawatir keamanannya, barang dagangan saya bawa pulang ke rumah,’’ ujarnya.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjamin keamanan barang dagangan pedagang Jalan Sultan Agung. Polisi dan satpol PP bakal menjaga kompleks PBN selama 24 jam. ‘’Sudah ada kesepakatan bersama untuk penjagaan sampai kiosnya dilengkapi rolling door,’’ ucapnya.

Baca Juga :  HUKUM: Lapas Ngawi Makin Overload

Ony menegaskan bahwa pemindahan pedagang menyesuaikan tempat berjualan yang lama. Pihaknya akan menyusun mekanisme pengisian melalui surat ketetapan (SK) bupati. ‘’Karena ini hak prerogatif bupati dalam menentukan penempatan pedagang,’’ ujarnya.

Kepala DPPTK Ngawi Yusuf Rosyadi menambahkan, penempatan pedagang nantinya disesuaikan zonasi barang dagangan yang dijual. Yakni, zona basah dan kering. Tujuannya memudahkan berbelanja. Namun, plotting-nya menyesuaikan lokasi awal masing-masing pedagang. ’’Saat ini masih proses pendataan plotting,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/