alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Pangdam XIV/Hasanudin Terkesima Tampilan Benteng Pendem yang Baru

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Benteng Van den Bosch, Ngawi, menarik perhatian banyak pesohor negeri ini. Setelah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kini giliaran Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanudin Mayjen TNI Totok Imam Santoso bersama rombongan yang mendatanginya kemarin (15/8).

Mantan komandan pusat kesenjataan artileri medan (Pussenarmed) TNI-AD itu memberikan saran ihwal pengelolaan cagar budaya tersebut ke pemkab. ‘’Komunikasi intens dengan pemerintah pusat,’’ kata Totok.

Totok pernah berkunjung ke Benteng Pendem, nama lain Benteng Van den Bosch. sebelum direstorasi. Kala itu kondisinya masih acak-acakan. Tidak terhitung jumlah bangunan yang rusak. Kini kondisinya terbalik 180 derajat. Dia terkesima melihat Benteng Pendem terlihat rapi, bersih, dan elegan. ‘’Karena itu, perlu pengelolaan yang optimal agar bangunan terawat dengan baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jemaah Haji Asal Ngawi Dijadwalkan Pulang Tanah Air 19 Juli

Diketahui, tim ahli cagar budaya nasional (TACBN) tengah menelaah hasil verifikasi dan klarifikasi kondisi Benteng Pendem. Bangunan peninggalan kolonial Belanda itu dinilai layak menjadi cagar budaya peringkat nasional. Sebab memenuhi dua dari lima kriteria di Undang-Undang 11/2010 tentang Cagar Budaya. Yakni, wujud kesatuan dan persatuan bangsa. Lalu, bangunan yang jenisnya langka, rancangannya unik, dan jumlahnya sedikit. (sae/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Benteng Van den Bosch, Ngawi, menarik perhatian banyak pesohor negeri ini. Setelah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Kini giliaran Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanudin Mayjen TNI Totok Imam Santoso bersama rombongan yang mendatanginya kemarin (15/8).

Mantan komandan pusat kesenjataan artileri medan (Pussenarmed) TNI-AD itu memberikan saran ihwal pengelolaan cagar budaya tersebut ke pemkab. ‘’Komunikasi intens dengan pemerintah pusat,’’ kata Totok.

Totok pernah berkunjung ke Benteng Pendem, nama lain Benteng Van den Bosch. sebelum direstorasi. Kala itu kondisinya masih acak-acakan. Tidak terhitung jumlah bangunan yang rusak. Kini kondisinya terbalik 180 derajat. Dia terkesima melihat Benteng Pendem terlihat rapi, bersih, dan elegan. ‘’Karena itu, perlu pengelolaan yang optimal agar bangunan terawat dengan baik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Ngawi Klaim Tak Asal Tempatkan Videotron

Diketahui, tim ahli cagar budaya nasional (TACBN) tengah menelaah hasil verifikasi dan klarifikasi kondisi Benteng Pendem. Bangunan peninggalan kolonial Belanda itu dinilai layak menjadi cagar budaya peringkat nasional. Sebab memenuhi dua dari lima kriteria di Undang-Undang 11/2010 tentang Cagar Budaya. Yakni, wujud kesatuan dan persatuan bangsa. Lalu, bangunan yang jenisnya langka, rancangannya unik, dan jumlahnya sedikit. (sae/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/