alexametrics
24.2 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Disperkim Ambil Sampel Air Asin di Warukkalong

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi menepati janjinya mengecek air asin di Desa Warukkalong, Kwadungan. Perangkat daerah itu juga membawa pulang dua sampel air dari rumah warga Dusun Grogolan dan Wangkuk, desa setempat. ‘’Untuk dicek kualitas airnya di labkesda (laboratorium kesehatan daerah),’’ kata Kabid Kawasan Permukiman Disperkim Ngawi Pipit Dwi Herlina, Kamis (17/2).

Pipit sempat mencoba berkumur dengan air dari rumah warga Grogolan dan Wangkuk. Meski sama-sama terasa asin, namun terdapat perbedaan. Kadar keasinan air di Wangkuk dinilai lebih tinggi ketimbang Grogolan. Sedangkan air di Grogolan berbau menyengat. ‘’Kami juga mengambil contoh air PDAM (perusahaan daerah air minum) warga Wangkuk untuk perbandingan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sembilan Pohon Ganja Kering Dibakar

Disperkim akan mengoordinasikan fenomena air asin di Warukkalong ke dinas kesehatan (dinkes). Perangkat daerah itu juga akan diajak melakukan peninjauan ulang ke lokasi. ’’Dinkes yang berwenang mengeluarkan legalitas air layak atau tidak,’’ ucapnya.

Pipit punya dua dugaan yang melatarbelakangi air terasa asin. Bila terjadi secara merata, besar kemungkinan akibat pencemaran. Jika tidak, patut diduga murni karena fenomena alam. ‘’Kami pertimbangkan mengajak dinas lingkungan hidup untuk kajian lanjutannya,’’ ujar Pipit.

Kepala Desa Warukkalong Djuwadi mengatakan, kegiatan pengecekan disperkim kemarin adalah yang kali pertama. Padahal, fenomenanya sudah terjadi sejak lama. ‘’Semoga segera ada solusi,’’ tuturnya. (tr1/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi menepati janjinya mengecek air asin di Desa Warukkalong, Kwadungan. Perangkat daerah itu juga membawa pulang dua sampel air dari rumah warga Dusun Grogolan dan Wangkuk, desa setempat. ‘’Untuk dicek kualitas airnya di labkesda (laboratorium kesehatan daerah),’’ kata Kabid Kawasan Permukiman Disperkim Ngawi Pipit Dwi Herlina, Kamis (17/2).

Pipit sempat mencoba berkumur dengan air dari rumah warga Grogolan dan Wangkuk. Meski sama-sama terasa asin, namun terdapat perbedaan. Kadar keasinan air di Wangkuk dinilai lebih tinggi ketimbang Grogolan. Sedangkan air di Grogolan berbau menyengat. ‘’Kami juga mengambil contoh air PDAM (perusahaan daerah air minum) warga Wangkuk untuk perbandingan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ngawi Peringati Hari Jadi ke-662, Tonggak Wujudkan Tatanan Hidup Normal Baru

Disperkim akan mengoordinasikan fenomena air asin di Warukkalong ke dinas kesehatan (dinkes). Perangkat daerah itu juga akan diajak melakukan peninjauan ulang ke lokasi. ’’Dinkes yang berwenang mengeluarkan legalitas air layak atau tidak,’’ ucapnya.

Pipit punya dua dugaan yang melatarbelakangi air terasa asin. Bila terjadi secara merata, besar kemungkinan akibat pencemaran. Jika tidak, patut diduga murni karena fenomena alam. ‘’Kami pertimbangkan mengajak dinas lingkungan hidup untuk kajian lanjutannya,’’ ujar Pipit.

Kepala Desa Warukkalong Djuwadi mengatakan, kegiatan pengecekan disperkim kemarin adalah yang kali pertama. Padahal, fenomenanya sudah terjadi sejak lama. ‘’Semoga segera ada solusi,’’ tuturnya. (tr1/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/