alexametrics
29.3 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Cabor Sepak Bola Ngawi Gagal Ikut Porprov VII Jatim

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Medali emas cabang olahraga (cabor) sepak bola Porprov VII Jawa Timur 2022 mustahil diraih kesebelasan Ngawi. Menyusul kegagalan tim melalui babak penyisihan dengan hanya menduduki peringkat ketiga grup F Pra Porprov. Kepastian tersebut setelah ditumbangkan Lamongan dengan skor 1-2 pada laga pemungkas di Stadion Ketonggo Sabtu (14/5) lalu. ‘’Gagal melaju ke tahap berikutnya,’’ kata Jordi Kartika, pelatih tim Ngawi, kemarin (16/5).

Aji Restu Ginanjar dkk sejatinya sempat unggul 1-0 di babak pertama. Akan tetapi, skor tersebut tidak bertahan lama. Menjelang turun minum, Lamongan berhasil menyamakan kedudukan. Di babak kedua, Taufik Kasrun, pelatih Lamongan, meminta anak asuhnya lebih agresif menyerang. Hasilnya, gol kedua sekaligus penentu kemenangan pun tercipta. ‘’Kami membuat beberapa peluang, tapi tidak berbuah gol,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Siapkan Dana Pembongkaran Bangunan Pasar Beran

Jordi berdalih bahwa kegagalan meraih tiket Porprov karena jam terbang pemain minim. Sehingga mental belum kuat dan rasa percaya diri kurang. Terbukti, anak asuhnya seketika down setelah lawan berhasil mencetak gol penyeimbang.  ‘’Saya meminta maaf karena belum bisa membawa Ngawi ke babak 16 besar,’’ ucapnya.

Ngawi sebetulnya memulai start Pra Porprov grup F dengan ciamik. Pada pertandingan perdana, Magetan dihancurkan dengan skor 4-1. Akan tetapi, hujan gol tersebut tidak terulang ketika bersua Bojonegoro. Ngawi malah kalah dengan skor tipis 0-1.

Hasil tersebut membuat posisi Ngawi di ujung tanduk. Aji dkk wajib menang lawan Lamongan agar dapat berangkat ke Lumajang, tuan rumah cabor sepak bola, Juni nanti. Sayang seribu sayang, pertandingan 2×45 menit berkesudahan dengan kekalahan. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Medali emas cabang olahraga (cabor) sepak bola Porprov VII Jawa Timur 2022 mustahil diraih kesebelasan Ngawi. Menyusul kegagalan tim melalui babak penyisihan dengan hanya menduduki peringkat ketiga grup F Pra Porprov. Kepastian tersebut setelah ditumbangkan Lamongan dengan skor 1-2 pada laga pemungkas di Stadion Ketonggo Sabtu (14/5) lalu. ‘’Gagal melaju ke tahap berikutnya,’’ kata Jordi Kartika, pelatih tim Ngawi, kemarin (16/5).

Aji Restu Ginanjar dkk sejatinya sempat unggul 1-0 di babak pertama. Akan tetapi, skor tersebut tidak bertahan lama. Menjelang turun minum, Lamongan berhasil menyamakan kedudukan. Di babak kedua, Taufik Kasrun, pelatih Lamongan, meminta anak asuhnya lebih agresif menyerang. Hasilnya, gol kedua sekaligus penentu kemenangan pun tercipta. ‘’Kami membuat beberapa peluang, tapi tidak berbuah gol,’’ ujarnya.

Baca Juga :  16 Anak di Ngawi Bersamalah dengan Hukum

Jordi berdalih bahwa kegagalan meraih tiket Porprov karena jam terbang pemain minim. Sehingga mental belum kuat dan rasa percaya diri kurang. Terbukti, anak asuhnya seketika down setelah lawan berhasil mencetak gol penyeimbang.  ‘’Saya meminta maaf karena belum bisa membawa Ngawi ke babak 16 besar,’’ ucapnya.

Ngawi sebetulnya memulai start Pra Porprov grup F dengan ciamik. Pada pertandingan perdana, Magetan dihancurkan dengan skor 4-1. Akan tetapi, hujan gol tersebut tidak terulang ketika bersua Bojonegoro. Ngawi malah kalah dengan skor tipis 0-1.

Hasil tersebut membuat posisi Ngawi di ujung tanduk. Aji dkk wajib menang lawan Lamongan agar dapat berangkat ke Lumajang, tuan rumah cabor sepak bola, Juni nanti. Sayang seribu sayang, pertandingan 2×45 menit berkesudahan dengan kekalahan. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/