alexametrics
27.1 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Bijak Gunakan THR, Pisahkan Kebutuhan dengan Keinginan

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran dua pekan lagi. Tunjangan hari raya (THR) di depan mata perlu digunakan secara bijak. Supaya tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari. ‘’THR yang tidak dikelola dengan baik dapat menguap begitu saja,’’ kata Meliza Silvi, dosen Fakultas Manajemen Universitas Hayam Wuruk Perbanas, Surabaya, Senin (18/4).

Menurut Meliza, THR sering kali tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Namun, juga untuk membeli suatu barang yang diinginkan. Sebab, warga punya persepsi bahwa penghasilannya meningkat dari biasanya. Karenanya, penting membuat skala prioritas sebelum membelanjakan THR. ‘’Untuk memisahkan mana kebutuhan dan keinginan,’’ ujar konsultan keuangan tersebut dihubungi via telepon seluler.

Baca Juga :  Polres Ngawi Punya Tunggakan 34 Laporan Belum Beres

Meliza menyarankan agar THR digunakan untuk pengeluaran yang sifatnya wajib atau mendesak. Bagi umat muslim, membayar zakat fitrah maupun zakat mal. Kemudian, membayar utang atau tagihan jika memilikinya. ‘’Sisanya baru digunakan untuk kebutuhan Lebaran,’’ tuturnya.

Warga pun diimbau membuat daftar belanja dimulai dari yang terpenting. Selain menghindari perilaku konsumtif, juga mengantisipasi pengeluaran membengkak. Sebab, kebutuhan menjelang Lebaran cenderung meningkat. Seperti biaya mudik, hampers, baju Lebaran, dan bagi-bagi angpau untuk kerabat. ‘’Syukur-syukur kalau THR-nya bisa dimanfaatkan untuk menambah dana darurat, tabungan, atau investasi,’’ pungkas Meliza. (tr1/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Lebaran dua pekan lagi. Tunjangan hari raya (THR) di depan mata perlu digunakan secara bijak. Supaya tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari. ‘’THR yang tidak dikelola dengan baik dapat menguap begitu saja,’’ kata Meliza Silvi, dosen Fakultas Manajemen Universitas Hayam Wuruk Perbanas, Surabaya, Senin (18/4).

Menurut Meliza, THR sering kali tidak digunakan untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Namun, juga untuk membeli suatu barang yang diinginkan. Sebab, warga punya persepsi bahwa penghasilannya meningkat dari biasanya. Karenanya, penting membuat skala prioritas sebelum membelanjakan THR. ‘’Untuk memisahkan mana kebutuhan dan keinginan,’’ ujar konsultan keuangan tersebut dihubungi via telepon seluler.

Baca Juga :  Harga Padi Organik Lebih Mahal karena Perawatan Rumit

Meliza menyarankan agar THR digunakan untuk pengeluaran yang sifatnya wajib atau mendesak. Bagi umat muslim, membayar zakat fitrah maupun zakat mal. Kemudian, membayar utang atau tagihan jika memilikinya. ‘’Sisanya baru digunakan untuk kebutuhan Lebaran,’’ tuturnya.

Warga pun diimbau membuat daftar belanja dimulai dari yang terpenting. Selain menghindari perilaku konsumtif, juga mengantisipasi pengeluaran membengkak. Sebab, kebutuhan menjelang Lebaran cenderung meningkat. Seperti biaya mudik, hampers, baju Lebaran, dan bagi-bagi angpau untuk kerabat. ‘’Syukur-syukur kalau THR-nya bisa dimanfaatkan untuk menambah dana darurat, tabungan, atau investasi,’’ pungkas Meliza. (tr1/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/