alexametrics
29.7 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Pelajar SMA di Ngawi Masih Berkeliaran

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Terduga pelaku tabrak lari yang menewaskan Wildan Arif Fadhillah, 18, masih menjadi misteri. Polisi kesulitan menemukan jejak kendaraan yang menabrak pelajar kelas XII SMA itu di Jalan Raya Ngawi–Maospati masuk Desa Klitik, Geneng, Kamis (14/4) lalu. ‘’Masih penyelidikan,’’ kata Kasatlantas Polres Ngawi AKP Djoko Winarto, Senin (18/4).

Tiadanya saksi mata yang melihat langsung kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menjadi kendala utama. Keterangan sejumlah warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pun sebatas kecurigaan. Salah satunya, minibus yang melaju ke arah utara. Kendaraan jenis itu belakangan tidak terpantau dalam rekaman kamera pengawas di perempatan depan Supermarket Tiara. ‘’Kami baru berhasil menemukan satu CCTV,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kades Ngujung, Magetan Terancam Dipenjara Empat Tahun

Djoko mengungkapkan, warga lainnya ada yang mencurigai mobil. Kendaraan dengan ciri-ciri yang dimaksud saksi itu terpantau CCTV. Waktu melintasnya juga tidak terpaut jauh dengan insiden laka lantas. Sayangnya, resolusi kamera pengawas tergolong rendah. Sehingga tidak dapat melihat nomor polisi kendaraan. ‘’Diduga kuat warna mobil itu putih atau abu-abu,’’ ungkapnya.

Perburuan pelaku yang kini masih berkeliaran tidak hanya mengandalkan CCTV. Polisi menyebar jaring-jaring informasi ke wilayah di luar Ngawi kota dan Geneng. Pun, mengantisipasi seandainya pelaku berusaha menghilangkan jejak. ‘’Kami juga melakukan penelusuran ke sejumlah bengkel,’’ tuturnya. (tr1/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Terduga pelaku tabrak lari yang menewaskan Wildan Arif Fadhillah, 18, masih menjadi misteri. Polisi kesulitan menemukan jejak kendaraan yang menabrak pelajar kelas XII SMA itu di Jalan Raya Ngawi–Maospati masuk Desa Klitik, Geneng, Kamis (14/4) lalu. ‘’Masih penyelidikan,’’ kata Kasatlantas Polres Ngawi AKP Djoko Winarto, Senin (18/4).

Tiadanya saksi mata yang melihat langsung kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menjadi kendala utama. Keterangan sejumlah warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pun sebatas kecurigaan. Salah satunya, minibus yang melaju ke arah utara. Kendaraan jenis itu belakangan tidak terpantau dalam rekaman kamera pengawas di perempatan depan Supermarket Tiara. ‘’Kami baru berhasil menemukan satu CCTV,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Libur Nataru, Srambang Park Pesimistis Pelancong Membeludak

Djoko mengungkapkan, warga lainnya ada yang mencurigai mobil. Kendaraan dengan ciri-ciri yang dimaksud saksi itu terpantau CCTV. Waktu melintasnya juga tidak terpaut jauh dengan insiden laka lantas. Sayangnya, resolusi kamera pengawas tergolong rendah. Sehingga tidak dapat melihat nomor polisi kendaraan. ‘’Diduga kuat warna mobil itu putih atau abu-abu,’’ ungkapnya.

Perburuan pelaku yang kini masih berkeliaran tidak hanya mengandalkan CCTV. Polisi menyebar jaring-jaring informasi ke wilayah di luar Ngawi kota dan Geneng. Pun, mengantisipasi seandainya pelaku berusaha menghilangkan jejak. ‘’Kami juga melakukan penelusuran ke sejumlah bengkel,’’ tuturnya. (tr1/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/