alexametrics
28.3 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Truk Seruduk Truk di Tol Ngawi-Solo Km 568, Satu Orang Tewas

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Seolah tiada hari tanpa kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Rabu (17/6) menjadi hari terakhir Sulkan, 46. Warga Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, itu tewas setelah truk yang ditumpanginya terlibat tabrakan di ruas tol Ngawi-Solo Km 568 masuk Desa Dawu, Paron.

Kecelakaan bermula saat truk bermuatan cabai yang dikendarai Muhammad Arif Eka Putra dan Sulkan melaju dari arah timur. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.00, searah di depannya ada truk Mitsubishi Colt nopol Z 9755 HB bermuatan sembako yang dikemudikan Aminul Budi, 24, warga Desa Banyu Bunih, Galis, Bangkalan.

Kala itu truk cabai melaju di lajur kanan. Sedangkan truk sembako di kiri. Tiba-tiba, kendaraan yang dikemudikan Aminul bergeser ke lajur kanan. Manuver mendadak tersebut membuat Arif kaget hingga truk menubruk bagian belakang truk sembako. ‘’Setelah itu, kendaraan saya oleng ke kiri dan terguling di parit,’’ ujar Arif.

Baca Juga :  Pemerintah Korbankan Lahan Produktif demi Proyek Tol Ngaroban

Nahas bagi Sulkan, tubuhnya terjepit kabin hingga meninggal. Sedangkan Arif hanya mengalami luka ringan di bagian kaki.  ‘’Teman saya itu (Sulkan, Red) sebelumnya yang menyetir dari Jember. Sampai Surabaya tukar posisi dengan saya,’’ ungkapnya.

Sementara, keterangan berbeda disampaikan Kasatlantas Polres Ngawi AKP Bobby Mochammad Zulfikar. Dari hasil olah TKP, truk bermuatan cabai itu mengalami pecah ban kiri depan. Kemudian, menabrak truk pengangkut sembako di depannya.

‘’Truk cabai akhirnya terperosok ke row tol, sedangkan truk sembako menabrak separator,’’ ujarnya. ‘’Kami mengimbau para pengguna jalan memperhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan untuk bepergian,’’ imbuhnya. (mg1/c1/isd)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Seolah tiada hari tanpa kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Rabu (17/6) menjadi hari terakhir Sulkan, 46. Warga Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang, itu tewas setelah truk yang ditumpanginya terlibat tabrakan di ruas tol Ngawi-Solo Km 568 masuk Desa Dawu, Paron.

Kecelakaan bermula saat truk bermuatan cabai yang dikendarai Muhammad Arif Eka Putra dan Sulkan melaju dari arah timur. Menjelang tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.00, searah di depannya ada truk Mitsubishi Colt nopol Z 9755 HB bermuatan sembako yang dikemudikan Aminul Budi, 24, warga Desa Banyu Bunih, Galis, Bangkalan.

Kala itu truk cabai melaju di lajur kanan. Sedangkan truk sembako di kiri. Tiba-tiba, kendaraan yang dikemudikan Aminul bergeser ke lajur kanan. Manuver mendadak tersebut membuat Arif kaget hingga truk menubruk bagian belakang truk sembako. ‘’Setelah itu, kendaraan saya oleng ke kiri dan terguling di parit,’’ ujar Arif.

Baca Juga :  Cari Kijing, Dua Remaja Ngawi Tewas Tenggelam

Nahas bagi Sulkan, tubuhnya terjepit kabin hingga meninggal. Sedangkan Arif hanya mengalami luka ringan di bagian kaki.  ‘’Teman saya itu (Sulkan, Red) sebelumnya yang menyetir dari Jember. Sampai Surabaya tukar posisi dengan saya,’’ ungkapnya.

Sementara, keterangan berbeda disampaikan Kasatlantas Polres Ngawi AKP Bobby Mochammad Zulfikar. Dari hasil olah TKP, truk bermuatan cabai itu mengalami pecah ban kiri depan. Kemudian, menabrak truk pengangkut sembako di depannya.

‘’Truk cabai akhirnya terperosok ke row tol, sedangkan truk sembako menabrak separator,’’ ujarnya. ‘’Kami mengimbau para pengguna jalan memperhatikan kondisi kendaraan sebelum digunakan untuk bepergian,’’ imbuhnya. (mg1/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/