alexametrics
24.6 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Gagal Curi Kotak Amal, Pelaku Babak Belur

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan kelihatan alim namun berhati busuk. Sigit Supriyadi, 31, diduga hendak mencuri uang kotak amal Musala Al Ikhlas, Desa Sidorejo, Geneng, Ngawi, kemarin (19/4). Pelaku yang mengenakan busana muslim itu sebelumnya salat Duha di tempat ibadah tersebut sekitar pukul 08.00. ‘’Aksinya ketahuan warga dan sempat dipukuli,’’ kata Kapolsek Geneng AKP Farid Suharta.

Farid mengungkapkan, pelaku beraksi sendirian memanfaatkan kondisi musala yang sepi. Setelah salat, warga asal Kelurahan Kaliori, Kalibagor, Banyumas, Jawa Tengah, itu mengeluarkan obeng dari dalam tas. Alat tersebut digunakan untuk mencongkel gembok kotak amal yang di dalamnya berisi duit Rp 62 ribu.

Belum sampai gembok terbuka, ada warga yang memergoki aksi panjang tangan Sigit. Ketika ditanya, Sigit menjawab sedang memperbaiki kotak amal. Jawaban yang tidak masuk akal itu membuat warga memukulinya hingga babak belur. ‘’Beruntung ada warga lain yang melerai,’’ ujar Kapolsek.

Baca Juga :  Tipu 5 Konsumen, Seorang Karyawan Diler Dipolisikan

Hasil pemeriksaan, aksi panjang tangan pelaku tidak hanya sekali. Sigit mengaku pernah mencuri uang kotak amal di Sidoarjo, Mojokerto, dan Ngawi. Ketika tasnya digeledah, petugas menemukan benda-benda yang digunakan memuluskan aksi pencurian. Seperti obeng, tang, dan kunci pas.

Selain menyasar kotak amal, Sigit juga pernah mencopet. Pelaku berpindah dari satu daerah ke daerah lain mengendarai motor bernopol Z 4218 VT. ‘’Kami temukan tiga dompet dengan empat identitas diri yang berbeda,’’ ungkap Kapolsek sembari menyebut pelaku dikenakan pasal 364 KUHP tentang percobaan pencurian. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Penampilan kelihatan alim namun berhati busuk. Sigit Supriyadi, 31, diduga hendak mencuri uang kotak amal Musala Al Ikhlas, Desa Sidorejo, Geneng, Ngawi, kemarin (19/4). Pelaku yang mengenakan busana muslim itu sebelumnya salat Duha di tempat ibadah tersebut sekitar pukul 08.00. ‘’Aksinya ketahuan warga dan sempat dipukuli,’’ kata Kapolsek Geneng AKP Farid Suharta.

Farid mengungkapkan, pelaku beraksi sendirian memanfaatkan kondisi musala yang sepi. Setelah salat, warga asal Kelurahan Kaliori, Kalibagor, Banyumas, Jawa Tengah, itu mengeluarkan obeng dari dalam tas. Alat tersebut digunakan untuk mencongkel gembok kotak amal yang di dalamnya berisi duit Rp 62 ribu.

Belum sampai gembok terbuka, ada warga yang memergoki aksi panjang tangan Sigit. Ketika ditanya, Sigit menjawab sedang memperbaiki kotak amal. Jawaban yang tidak masuk akal itu membuat warga memukulinya hingga babak belur. ‘’Beruntung ada warga lain yang melerai,’’ ujar Kapolsek.

Baca Juga :  Pemkab Ngawi All Out Hapus Stunting, Dinkes Terapkan Sistem Prioritas

Hasil pemeriksaan, aksi panjang tangan pelaku tidak hanya sekali. Sigit mengaku pernah mencuri uang kotak amal di Sidoarjo, Mojokerto, dan Ngawi. Ketika tasnya digeledah, petugas menemukan benda-benda yang digunakan memuluskan aksi pencurian. Seperti obeng, tang, dan kunci pas.

Selain menyasar kotak amal, Sigit juga pernah mencopet. Pelaku berpindah dari satu daerah ke daerah lain mengendarai motor bernopol Z 4218 VT. ‘’Kami temukan tiga dompet dengan empat identitas diri yang berbeda,’’ ungkap Kapolsek sembari menyebut pelaku dikenakan pasal 364 KUHP tentang percobaan pencurian. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/