alexametrics
24.1 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Pengerjaan Proyek Taman Dungus Bikin DLH Kecewa

NGAWI – Pembangunan Taman Dungus dipastikan molor. Itu setelah surat pemutusan kontrak kerja dilayangkan kepada CV Sugihwaras Bangun Persada (SGP). Lambannya proses pengerjaan serta pihak CV yang tidak mengindahkan beberapa kali surat teguran dan peringatan menjadi biangnya.

‘’Per 12 Desember lalu surat pemutusan kontrak kerja kami keluarkan,’’ kata Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dodi Aprilasetya kepada Radar Ngawi kemarin (19/1).

Pemutusan kontrak kerja CV SGP itu berujung molornya pengerjaan proyek dengan anggaran Rp 2, 078 miliar tersebut. ‘’Setelah uji laboratorium pekerjaan fisik, persentase realisasi pekerjaan baru mencapai 26,14 persen,’’ ujar pria yang juga pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan Taman Dungus itu.

Baca Juga :  Tak Terapkan Prokes, Pemilik Toko di Pacitan Kena Tegur Satpol PP

Warga Ngawi pun mesti bersabar untuk menikmati keindahan Taman Dungus seperti yang telah direncanakan. Dodi menaksir, pengerjaan lanjutan baru bisa dimulai Mei mendatang. Itu menilik beberapa perencanaan terkait pembangunan taman tersebut. ‘’Rencananya akan ada tambahan zona sculpture juga,’’ tuturnya.

Dodi menyayangkan kondisi mandeknya pengerjaan taman tersebut. Pasalnya, fasilitas yang mestinya sudah bisa dinikmati khalayak itu kini malah mangkrak. ‘’Mestinya taman sudah jadi pada pekan kedua Desember lalu,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

NGAWI – Pembangunan Taman Dungus dipastikan molor. Itu setelah surat pemutusan kontrak kerja dilayangkan kepada CV Sugihwaras Bangun Persada (SGP). Lambannya proses pengerjaan serta pihak CV yang tidak mengindahkan beberapa kali surat teguran dan peringatan menjadi biangnya.

‘’Per 12 Desember lalu surat pemutusan kontrak kerja kami keluarkan,’’ kata Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dodi Aprilasetya kepada Radar Ngawi kemarin (19/1).

Pemutusan kontrak kerja CV SGP itu berujung molornya pengerjaan proyek dengan anggaran Rp 2, 078 miliar tersebut. ‘’Setelah uji laboratorium pekerjaan fisik, persentase realisasi pekerjaan baru mencapai 26,14 persen,’’ ujar pria yang juga pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan Taman Dungus itu.

Baca Juga :  Eks Honorer Pemprov Nyalo CPNS

Warga Ngawi pun mesti bersabar untuk menikmati keindahan Taman Dungus seperti yang telah direncanakan. Dodi menaksir, pengerjaan lanjutan baru bisa dimulai Mei mendatang. Itu menilik beberapa perencanaan terkait pembangunan taman tersebut. ‘’Rencananya akan ada tambahan zona sculpture juga,’’ tuturnya.

Dodi menyayangkan kondisi mandeknya pengerjaan taman tersebut. Pasalnya, fasilitas yang mestinya sudah bisa dinikmati khalayak itu kini malah mangkrak. ‘’Mestinya taman sudah jadi pada pekan kedua Desember lalu,’’ pungkasnya. (mg8/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/