23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Ratusan Kendaraan di Ngawi Tak Layak Mengaspal

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak semua kendaraan langsung lolos uji kir di Ngawi. Dinas perhubungan (dishub) mencatat 412 kendaraan sempat dinyatakan tidak layak jalan terhitung Januari hingga Jumat (18/11).

Temuannya pada kerusakan rem, sistem kemudi, dan warna bodi tidak sesuai surat tanda nomor kendaraan (STNK). ‘’Tapi akhirnya lolos setelah diberi kesempatan menutupi kekurangan selama tujuh hari,’’ kata Kabid Angkutan Dishub Ngawi Fajar Anasrul.

Fajar mengungkapkan, 5.112 kendaraan pengangkut barang dan penumpang wajib uji kir. Pengecekannya dilakukan secara ketat. Khususnya pada kondisi serta fungsi sistem kemudi dan pengereman.

Tujuannya memastikan kendaraan aman mengaspal. ‘’Banyak kecelakaan lalu lintas terjadi akibat rem atau sistem kemudi yang tidak berfungsi normal,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Geger! Epilepsi Kambuh, Tewas di Sungai

Dia menyampaikan, kendaraan wajib uji kir didominasi pikap dan truk. Masing-masing mencapai 2.792 dan 1.328 unit. Selebihnya kendaraan angkutan penumpang seperti bus dan angkutan umum.

‘’Wajib uji kir enam bulan sekali untuk memastikan lolos persyaratan teknis dan layak jalan,’’ ucap Fajar. (sae/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak semua kendaraan langsung lolos uji kir di Ngawi. Dinas perhubungan (dishub) mencatat 412 kendaraan sempat dinyatakan tidak layak jalan terhitung Januari hingga Jumat (18/11).

Temuannya pada kerusakan rem, sistem kemudi, dan warna bodi tidak sesuai surat tanda nomor kendaraan (STNK). ‘’Tapi akhirnya lolos setelah diberi kesempatan menutupi kekurangan selama tujuh hari,’’ kata Kabid Angkutan Dishub Ngawi Fajar Anasrul.

Fajar mengungkapkan, 5.112 kendaraan pengangkut barang dan penumpang wajib uji kir. Pengecekannya dilakukan secara ketat. Khususnya pada kondisi serta fungsi sistem kemudi dan pengereman.

Tujuannya memastikan kendaraan aman mengaspal. ‘’Banyak kecelakaan lalu lintas terjadi akibat rem atau sistem kemudi yang tidak berfungsi normal,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ruang Kelas I dan IV SDN 1 Karangmalang Rusak, Sembilan Siswa Belajar di Lorong

Dia menyampaikan, kendaraan wajib uji kir didominasi pikap dan truk. Masing-masing mencapai 2.792 dan 1.328 unit. Selebihnya kendaraan angkutan penumpang seperti bus dan angkutan umum.

‘’Wajib uji kir enam bulan sekali untuk memastikan lolos persyaratan teknis dan layak jalan,’’ ucap Fajar. (sae/cor)

Most Read

Artikel Terbaru