alexametrics
28.4 C
Madiun
Wednesday, June 29, 2022

Hujan Berangin Porak Porandakan Panggung dan Tenda Kemah Lomba Kwarcab Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan peserta upacara pembukaan Lomba Tingkat (LT) III Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ngawi di Lapangan Desa Dero, Bringin, lari semburat kemarin (20/5) siang.

Menyusul turunnya hujan lebat disertai angin kencang. Panggung dan tenda kemah peserta dari perwakilan SMP sederajat sampai porak poranda. ‘’Semuanya lari menyelamatkan diri. Alhamdulillah tidak ada korban,’’ kata Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Ngawi Istijono.

Cuaca masih cerah ketika upacara dimulai sekitar pukul 14.00. Awan hitam mulai menggelayuti langit saat Dwi Rianto Jatmiko, pembina upacara, melakukan penyematan kepada peserta. Mendung semakin pekat, disusul datangnya hujan lebat. Sapuan angin kencang terjadi ketika upacara telah selesai. ‘’Ketika panggung ambruk, Pak Wabup (Dwi Rianto Jatmiko, Red) dan tamu undangan langsung dievakuasi ke kantor Desa Dero dan SDN 1 Dero,’’ ujarnya.

Baca Juga :  PNM Bantu UMK di Rest Area Ngawi

Kendati tidak ada yang terluka, Istijono menngungkapkan bahwa lima peserta lomba dilarikan ke puskemas. Mereka sakit dan kedinginan. Peserta lainnya diungsikan ke homestay, kantor desa, dan SDN 1 Dero.

Panitia juga memberikan kaus kering karena pakaiannya basah. ‘’Fokus sementara ini pemulihan kesehatan dan psikologis anak,’’ ujarnya sembari menyebutkan lomba selama tiga hari akan dilanjutkan setelah kondisi cuaca membaik. (sae/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan peserta upacara pembukaan Lomba Tingkat (LT) III Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ngawi di Lapangan Desa Dero, Bringin, lari semburat kemarin (20/5) siang.

Menyusul turunnya hujan lebat disertai angin kencang. Panggung dan tenda kemah peserta dari perwakilan SMP sederajat sampai porak poranda. ‘’Semuanya lari menyelamatkan diri. Alhamdulillah tidak ada korban,’’ kata Wakil Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Ngawi Istijono.

Cuaca masih cerah ketika upacara dimulai sekitar pukul 14.00. Awan hitam mulai menggelayuti langit saat Dwi Rianto Jatmiko, pembina upacara, melakukan penyematan kepada peserta. Mendung semakin pekat, disusul datangnya hujan lebat. Sapuan angin kencang terjadi ketika upacara telah selesai. ‘’Ketika panggung ambruk, Pak Wabup (Dwi Rianto Jatmiko, Red) dan tamu undangan langsung dievakuasi ke kantor Desa Dero dan SDN 1 Dero,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Kecamatan di Ngawi Belum Tersentuh Layanan PDAM

Kendati tidak ada yang terluka, Istijono menngungkapkan bahwa lima peserta lomba dilarikan ke puskemas. Mereka sakit dan kedinginan. Peserta lainnya diungsikan ke homestay, kantor desa, dan SDN 1 Dero.

Panitia juga memberikan kaus kering karena pakaiannya basah. ‘’Fokus sementara ini pemulihan kesehatan dan psikologis anak,’’ ujarnya sembari menyebutkan lomba selama tiga hari akan dilanjutkan setelah kondisi cuaca membaik. (sae/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/