alexametrics
23.2 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Start Telat Penerapan Tilang Elektronik di Ngawi

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Uji coba penerapan tilang elektronik di Ngawi molor dari rencana April lalu. Start telat itu akibat mundurnya lelang pengadaan kamera pengawas yang mendukung sistem tersebut.

Dinas perhubungan (dishub) beralasan bahwa dokumen pengadaan dengan anggaran Rp 1 miliar itu masih ditelaah inspektorat. ‘’Proses review sejak Maret lalu belum selesai,’’ kata Kabid Lalu Lintas Dishub Ngawi Tituk Prihatining Tyas, Sabtu (21/5).

Menurut Tituk, proses review memakan waktu cukup lama. Sebab, item yang mesti diperiksa terbilang banyak. Selain dua set kamera pengawas, juga komponen pendukung electronic traffic law enforcement (ETLE).

Pihaknya bukan sekadar menempatkan CCTV di traffic light, melainkan juga harus menyediakan ruang kontrol. ‘’Review spesifikasi penting agar barang yang diperlukan untuk ETLE sesuai standardisasi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Janjikan Jadi Polwan Bermahar Rp 300 Juta, Eks Sekcam Karangjati Dimejahijaukan

Dua set kamera bakal dipasang di perempatan Kartonyono. Dishub menempatkannya di ruas Jalan Basuki Rahmat dan PB Sudirman. Sedangkan ruang kontrol rencananya berada di kantor dishub. ‘’Pengadaan barang dan pemasangan dapat diselesaikan sebulan. Jadi, uji coba ETLE bisa dilakukan tahun ini,’’ ucap Tituk. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Uji coba penerapan tilang elektronik di Ngawi molor dari rencana April lalu. Start telat itu akibat mundurnya lelang pengadaan kamera pengawas yang mendukung sistem tersebut.

Dinas perhubungan (dishub) beralasan bahwa dokumen pengadaan dengan anggaran Rp 1 miliar itu masih ditelaah inspektorat. ‘’Proses review sejak Maret lalu belum selesai,’’ kata Kabid Lalu Lintas Dishub Ngawi Tituk Prihatining Tyas, Sabtu (21/5).

Menurut Tituk, proses review memakan waktu cukup lama. Sebab, item yang mesti diperiksa terbilang banyak. Selain dua set kamera pengawas, juga komponen pendukung electronic traffic law enforcement (ETLE).

Pihaknya bukan sekadar menempatkan CCTV di traffic light, melainkan juga harus menyediakan ruang kontrol. ‘’Review spesifikasi penting agar barang yang diperlukan untuk ETLE sesuai standardisasi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Rumah Sakit Geneng dan Mantingan Butuh 350 Tenaga Medis

Dua set kamera bakal dipasang di perempatan Kartonyono. Dishub menempatkannya di ruas Jalan Basuki Rahmat dan PB Sudirman. Sedangkan ruang kontrol rencananya berada di kantor dishub. ‘’Pengadaan barang dan pemasangan dapat diselesaikan sebulan. Jadi, uji coba ETLE bisa dilakukan tahun ini,’’ ucap Tituk. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/