alexametrics
23.5 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

Terpeleset, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Jebakan Tikus

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sayangi nyawa dengan meninggalkan jebakan tikus beraliran listrik. Jangan sampai kematian Sugeng Nur Cahyo, warga Desa Karangsono, Kwadungan, Ngawi, Senin (20/9) terulang.

Pria 40 tahun itu tewas akibat tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang dipasangnya sendiri di sawahnya desa setempat. ‘’Korban diduga lupa belum mematikan aliran listrik ketika hendak melakukan penyemprotan sawah,’’ kata Kapolsek Kwadungan AKP Sunarjati.

Sunarjati mengungkapkan, jasad Sugeng kali pertama diketahui oleh Sumadi, warga setempat, sekitar pukul 07.00. Saksi mencurigai sebuah motor terparkir tanpa pemilik di pinggir sawah. ‘’Ketika berjalan sekitar 15 meter, saksi melihat ada orang meninggal dengan posisi tubuh telungkup di sawah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Perjuangan KH. Ahmad Romlan Membangun Ponpes Ma’rifatul Ulum

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga Sugeng terpeleset ketika hendak melakukan penyemprotan. Tubuhnya mengenai kawat yang terpasang di tepi sawah. Dugaan itu berdasarkan luka bakar pada perut, dada, dan kedua tangan korban. ‘’Kami amankan genset, kawat, dan alat semprot sebagai barang bukti,’’ ungkapnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sayangi nyawa dengan meninggalkan jebakan tikus beraliran listrik. Jangan sampai kematian Sugeng Nur Cahyo, warga Desa Karangsono, Kwadungan, Ngawi, Senin (20/9) terulang.

Pria 40 tahun itu tewas akibat tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang dipasangnya sendiri di sawahnya desa setempat. ‘’Korban diduga lupa belum mematikan aliran listrik ketika hendak melakukan penyemprotan sawah,’’ kata Kapolsek Kwadungan AKP Sunarjati.

Sunarjati mengungkapkan, jasad Sugeng kali pertama diketahui oleh Sumadi, warga setempat, sekitar pukul 07.00. Saksi mencurigai sebuah motor terparkir tanpa pemilik di pinggir sawah. ‘’Ketika berjalan sekitar 15 meter, saksi melihat ada orang meninggal dengan posisi tubuh telungkup di sawah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 di Ngawi Tembus 3 Digit

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga Sugeng terpeleset ketika hendak melakukan penyemprotan. Tubuhnya mengenai kawat yang terpasang di tepi sawah. Dugaan itu berdasarkan luka bakar pada perut, dada, dan kedua tangan korban. ‘’Kami amankan genset, kawat, dan alat semprot sebagai barang bukti,’’ ungkapnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/