alexametrics
29.6 C
Madiun
Monday, August 15, 2022

Satu Lagi Tersangka Kasus Mantingan Diamankan Polisi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Satu per satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana pengadaan lahan pengganti SMPN 1 Mantingan diringkus polisi. Kali ini giliran Supriyanto yang ditangkap petugas Satreskrim Polres Ngawi.

‘’Lebih detailnya langsung ke kasatreskrim. Tapi, saya menjelaskan bahwa benar sudah dilakukan penangkapan salah seorang tersangka kasus dugaan tipikor tersebut atas nama S,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto Selasa (21/7).

Dicky mengungkapkan, Supriyanto yang dalam pengadaan lahan pengganti SMPN 1 Mantingan bertindak sebagai makelar itu ditangkap Sabtu lalu (18/7) di rumah seorang kerabatnya di Majalengka, Jawa Barat. ‘’Jadi, dua-duanya (tersangka) sudah berhasil kami amankan,’’ ujar mantan kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota tersebut.

Baca Juga :  Beli Alkes RS Geneng, Pemkab Ngawi “hanya” Anggarkan Rp 3 Miliar

Ya, pada 6 Juli lalu petugas terlebih dulu menangkap Hadi Suharto. Mantan sekretaris Dinas Pendidikan Ngawi itu diamankan di rumahnya di Desa Pucangan, Ngrambe. Penangkapan dilakukan setelah yang bersangkutan beberapa kali mangkir dari panggilan polisi.

Dicky menambahkan, pihaknya bakal segera menuntaskan penanganan kasus dugaan tipikor yang menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 1,1 miliar tersebut. ‘’Karena keduanya sudah kami amankan, maka proses penanganannya akan kami percepat. Termasuk penyelesaiannya,’’ janjinya. (tif/c1/isd)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Satu per satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana pengadaan lahan pengganti SMPN 1 Mantingan diringkus polisi. Kali ini giliran Supriyanto yang ditangkap petugas Satreskrim Polres Ngawi.

‘’Lebih detailnya langsung ke kasatreskrim. Tapi, saya menjelaskan bahwa benar sudah dilakukan penangkapan salah seorang tersangka kasus dugaan tipikor tersebut atas nama S,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto Selasa (21/7).

Dicky mengungkapkan, Supriyanto yang dalam pengadaan lahan pengganti SMPN 1 Mantingan bertindak sebagai makelar itu ditangkap Sabtu lalu (18/7) di rumah seorang kerabatnya di Majalengka, Jawa Barat. ‘’Jadi, dua-duanya (tersangka) sudah berhasil kami amankan,’’ ujar mantan kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota tersebut.

Baca Juga :  7 Km Terakhir Jamus 100 Km Menantang

Ya, pada 6 Juli lalu petugas terlebih dulu menangkap Hadi Suharto. Mantan sekretaris Dinas Pendidikan Ngawi itu diamankan di rumahnya di Desa Pucangan, Ngrambe. Penangkapan dilakukan setelah yang bersangkutan beberapa kali mangkir dari panggilan polisi.

Dicky menambahkan, pihaknya bakal segera menuntaskan penanganan kasus dugaan tipikor yang menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 1,1 miliar tersebut. ‘’Karena keduanya sudah kami amankan, maka proses penanganannya akan kami percepat. Termasuk penyelesaiannya,’’ janjinya. (tif/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/