alexametrics
23.3 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Bus AM Trans vs Honda Spacy, Satu Tewas

NGAWI Diseruduk bus, Muhtar, 46, asal Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, meregang nyawa. Pengendara Honda Spacy AD 2015 HW itu meninggal dunia setelah ditumbur bus AM Trans AE 7059 UP. Sekitar pukul 07.15 di Jalan Ngawi-Mantingan, Desa Sumberejo, Mantingan, kemarin (21/10). ‘’Korban luka parah, meninggal di rumah sakit,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo.

Nahas itu bermula saat korban melaju dari arah barat. Guru agama yang hendak membesuk anaknya di Pondok Gontor Putri 3 itu ditumbur bus yang disopiri Jainal Arifin, 37, asal Desa Tempuran, Kecamatan Paron dari belakang. Seketika, korban terpental bersama motornya. Korban luka patah lengan kanan, robek di kepala, dan babras pada kaki. Korban yang mengalami penurunan kesadaran itu langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. ‘’Korban memperlambat laju motornya karena ada orang menyeberang,’’ tambah Cipto.

Baca Juga :  Cara DPD Serap Aspirasi Kader PKS Se-Ngawi

Cipto mengatakan kecelakaan tak terhindarkan karena sopir tak menguasai laju kendaraan. Jarak yang sudah kelewat dekat membuatnya tak bisa lagi memperlambat kecepatan. ‘’Korban meninggal sekitar pukul 10.30,’’ tegas Cipto. (mg8/fin)

NGAWI Diseruduk bus, Muhtar, 46, asal Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, meregang nyawa. Pengendara Honda Spacy AD 2015 HW itu meninggal dunia setelah ditumbur bus AM Trans AE 7059 UP. Sekitar pukul 07.15 di Jalan Ngawi-Mantingan, Desa Sumberejo, Mantingan, kemarin (21/10). ‘’Korban luka parah, meninggal di rumah sakit,’’ kata Kanit Laka Polres Ngawi Ipda Cipto Utoyo.

Nahas itu bermula saat korban melaju dari arah barat. Guru agama yang hendak membesuk anaknya di Pondok Gontor Putri 3 itu ditumbur bus yang disopiri Jainal Arifin, 37, asal Desa Tempuran, Kecamatan Paron dari belakang. Seketika, korban terpental bersama motornya. Korban luka patah lengan kanan, robek di kepala, dan babras pada kaki. Korban yang mengalami penurunan kesadaran itu langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. ‘’Korban memperlambat laju motornya karena ada orang menyeberang,’’ tambah Cipto.

Baca Juga :  Nama Paron Tinggal Kenangan

Cipto mengatakan kecelakaan tak terhindarkan karena sopir tak menguasai laju kendaraan. Jarak yang sudah kelewat dekat membuatnya tak bisa lagi memperlambat kecepatan. ‘’Korban meninggal sekitar pukul 10.30,’’ tegas Cipto. (mg8/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/