alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Trotoar Yos Sudarso Ngawi Ditata Ulang Jelang Lebaran

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Trotoar Yos Sudarso, Ngawi, bersolek menjelang Lebaran. Dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) menata ulang prasarana jalur pedestrian sepanjang 670 meter itu dalam dua pekan terakhir.

Kepala DPPTK Ngawi Yusuf Rosyadi mengatakan, fokus penataan pada lampu penerangan. Lampu rusak ataupun redup diganti. Pihaknya juga memasang lampu baru di setiap pohon. Mulai dari Tugu Kartonyono hingga pertigaan Alun-Alun Merdeka. ‘’Supaya pemandangan trotoar saat malam terlihat indah dan pengunjung betah bersantai,’’ ujarnya, Sabtu (23/4).

Selanjutnya, DPPTK memangkas dahan yang kelewat rimbun. Juga batang pohon yang terlalu panjang. Selain menghilangkan kesan angker, juga membuat jalur pedestrian tampak lebih luas. ‘’Saat ini sudah ada pelaku UMKM yang menempati trotoar. Lalu, anak-anak muda menyewakan skuter kepada pengunjung,’’ paparnya.

Baca Juga :  Panahan Ngawi Target Sabet Medali Emas di Porprov Jatim  

Yusuf menyampaikan, momen Lebaran menjadi ajang show-off trotoar Yos Sudarso. Sejak diresmikan awal tahun lalu, pihaknya belum punya kesempatan memamerkan Malioboro-nya Ngawi ke khalayak. Fasilitas umum itu ditutup karena darurat pandemi Covid-19. ‘’Kesempatan kali ini harus dimaksimalkan,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Trotoar Yos Sudarso, Ngawi, bersolek menjelang Lebaran. Dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK) menata ulang prasarana jalur pedestrian sepanjang 670 meter itu dalam dua pekan terakhir.

Kepala DPPTK Ngawi Yusuf Rosyadi mengatakan, fokus penataan pada lampu penerangan. Lampu rusak ataupun redup diganti. Pihaknya juga memasang lampu baru di setiap pohon. Mulai dari Tugu Kartonyono hingga pertigaan Alun-Alun Merdeka. ‘’Supaya pemandangan trotoar saat malam terlihat indah dan pengunjung betah bersantai,’’ ujarnya, Sabtu (23/4).

Selanjutnya, DPPTK memangkas dahan yang kelewat rimbun. Juga batang pohon yang terlalu panjang. Selain menghilangkan kesan angker, juga membuat jalur pedestrian tampak lebih luas. ‘’Saat ini sudah ada pelaku UMKM yang menempati trotoar. Lalu, anak-anak muda menyewakan skuter kepada pengunjung,’’ paparnya.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Ponorogo Awet hingga Pertengahan Tahun

Yusuf menyampaikan, momen Lebaran menjadi ajang show-off trotoar Yos Sudarso. Sejak diresmikan awal tahun lalu, pihaknya belum punya kesempatan memamerkan Malioboro-nya Ngawi ke khalayak. Fasilitas umum itu ditutup karena darurat pandemi Covid-19. ‘’Kesempatan kali ini harus dimaksimalkan,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/