alexametrics
23.2 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Hepatitis Misterius Dapat Menular dari Interaksi di Kolam Renang?

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Nihil kasus hepatitis akut misterius tidak lantas membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi tenang. Perangkat daerah itu mewaspadai potensi anak-anak berusia di bawah 16 tahun terjangkit. Selain karena belum terkuaknya penyebab, tingkat kematian penderita peradangan hati itu juga cukup tinggi. ‘’Baik di Ngawi atau Jawa Timur, masih aman,’’ kata Kepala Dinkes Ngawi Yudono, Senin (23/5).

Yudono menyampaikan, 114 anak di Jatim yang sempat dilaporkan suspect hepatitis akut misterius tidak terbukti. Hasil pemeriksaan, mereka dinyatakan menderita penyakit kuning. Keduanya punya kemiripan. Di sisi lain, muncul dugaan hepatitis akut misterius dapat menular. Sebab virus dari penyakit kuning ikut terbuang bersama urin dan feses. ‘’Bisa menular kalau cuci tangan di kamar mandi tidak bersih, dan buang air kecil atau besar sembarangan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Utamakan Sosialisasi ketimbang Penindakan

Yudono mengimbau warga hati-hati ketika berenang di kolam renang umum. Interaksi di tempat itu bisa menjadi sumber penularan. Sebab tidak menutup kemungkinan ada pengunjung tak sengaja buang air kecil. ‘’Bahayanya jika sampai menelan air dengan tidak sengaja atau makan setelah habis berenang,’’ ucapnya. (sae/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Nihil kasus hepatitis akut misterius tidak lantas membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi tenang. Perangkat daerah itu mewaspadai potensi anak-anak berusia di bawah 16 tahun terjangkit. Selain karena belum terkuaknya penyebab, tingkat kematian penderita peradangan hati itu juga cukup tinggi. ‘’Baik di Ngawi atau Jawa Timur, masih aman,’’ kata Kepala Dinkes Ngawi Yudono, Senin (23/5).

Yudono menyampaikan, 114 anak di Jatim yang sempat dilaporkan suspect hepatitis akut misterius tidak terbukti. Hasil pemeriksaan, mereka dinyatakan menderita penyakit kuning. Keduanya punya kemiripan. Di sisi lain, muncul dugaan hepatitis akut misterius dapat menular. Sebab virus dari penyakit kuning ikut terbuang bersama urin dan feses. ‘’Bisa menular kalau cuci tangan di kamar mandi tidak bersih, dan buang air kecil atau besar sembarangan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ukiran Bonggol Jati Sutono Tembus Luar Negeri

Yudono mengimbau warga hati-hati ketika berenang di kolam renang umum. Interaksi di tempat itu bisa menjadi sumber penularan. Sebab tidak menutup kemungkinan ada pengunjung tak sengaja buang air kecil. ‘’Bahayanya jika sampai menelan air dengan tidak sengaja atau makan setelah habis berenang,’’ ucapnya. (sae/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/