alexametrics
21.8 C
Madiun
Tuesday, June 28, 2022

Tokoh Politik Nasional Tebar Pesona di “Pinggir Jalan”

NGAWI, Jawa Pos Radar MadiunBanner tokoh politik nasional yang dijagokan sebagai calon presiden (capres) 2024 dinilai sah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi melihat tidak ada pelanggaran atas media promosi yang menancap di tepi sejumlah ruas jalan itu. Mereka dapat tebar pesona sepuasnya. ‘’Sah-sah saja, tidak ada regulasi yang dilanggar,’’ kata Komisioner KPU Ngawi Aman Ridho Hidayat, Senin (23/5).

Ridho menjelaskan, tokoh-tokoh nasional yang cek ombak itu belum terikat dengan agenda Pemilu 2024. Sebab pentahapan pesta demokrasi itu saat ini belum ada. Beda perlakuan bila tahapan telah berlangsung. Pun, yang bersangkutan ditetapkan sebagai capres. Tokoh tersebut harus menaati regulasi kampanye. ‘’Kalaupun ada masalah, mungkin terkait tata letak yang menyalahi peraturan daerah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Enam Bulan Beroperasi, Atap Pasar Besar Ngawi Bocor 56 Titik

KPU Ngawi masih menunggu aturan main Pemilu 2024. Di tahapan awal, KPU pusat menerbitkan minimal peraturan KPU (PKPU) tentang jadwal tahapan dan program pemilu serentak. Berdasarkan Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilu, tahapan penyelenggaran pemilu paling dimulai lambat 20 bulan sebelum pemungutan suara.

Jika mengacu keputusan pemungutan suara digelar 14 Februari 2024, maka kegiatan tersebut mesti dimulai bulan depan. ‘’Tapi, sejauh ini jadwal tahapan penyelenggaraan pemilu 2024 juga belum turun,’’ ucap Ridho. (sae/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar MadiunBanner tokoh politik nasional yang dijagokan sebagai calon presiden (capres) 2024 dinilai sah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi melihat tidak ada pelanggaran atas media promosi yang menancap di tepi sejumlah ruas jalan itu. Mereka dapat tebar pesona sepuasnya. ‘’Sah-sah saja, tidak ada regulasi yang dilanggar,’’ kata Komisioner KPU Ngawi Aman Ridho Hidayat, Senin (23/5).

Ridho menjelaskan, tokoh-tokoh nasional yang cek ombak itu belum terikat dengan agenda Pemilu 2024. Sebab pentahapan pesta demokrasi itu saat ini belum ada. Beda perlakuan bila tahapan telah berlangsung. Pun, yang bersangkutan ditetapkan sebagai capres. Tokoh tersebut harus menaati regulasi kampanye. ‘’Kalaupun ada masalah, mungkin terkait tata letak yang menyalahi peraturan daerah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dua Ekor Rusa di Wanawisata Monumen Soerjo Ngawi Mati Misterius

KPU Ngawi masih menunggu aturan main Pemilu 2024. Di tahapan awal, KPU pusat menerbitkan minimal peraturan KPU (PKPU) tentang jadwal tahapan dan program pemilu serentak. Berdasarkan Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilu, tahapan penyelenggaran pemilu paling dimulai lambat 20 bulan sebelum pemungutan suara.

Jika mengacu keputusan pemungutan suara digelar 14 Februari 2024, maka kegiatan tersebut mesti dimulai bulan depan. ‘’Tapi, sejauh ini jadwal tahapan penyelenggaraan pemilu 2024 juga belum turun,’’ ucap Ridho. (sae/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/