alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, August 14, 2022

Seleksi PPPK Segera Digelar?

NGAWI – Rencana pemerintah membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mulai benderang. Itu setelah Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK dan rencana tahap I pengadaan pengawai non-PNS itu di Batam, Kepulauan Riau, kemarin (23/1).

Informasi yang didapat Radar Ngawi, dalam sosialisasi itu dijelaskan pula oleh pihak KemenPANRB tahapan seleksi PPPK. Namun, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Yulianto Kusprasetyo saat dikonfirmasi memilih irit bicara terkait hal itu. ‘’Kami harus laporkan dulu (hasilnya, Red) ke Pak Bupati karena ini menyangkut beberapa hal, termasuk yang sensitif,’’ ujarnya.

Sekadar diketahui, rencana pemerintah menggelar rekrutmen PPPK merupakan angin segar tenaga honorer kategori II (THK-2) yang gagal lolos seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun lalu. Namun, sejauh ini ketentuan maupun tahapannya belum jelas. ‘’Kami segera menghadap Pak Bupati untuk melaporkan hasilnya,’’ janjinya.

Baca Juga :  Hama Tikus Memang Sulit Diberangus, Pemkab Ngawi Janji Galakkan Gropyokan Masal

Sementara itu, beberapa hari lalu Sekretaris Daerah (Sekda) Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto sempat menyampaikan bahwa kabar dibukanya seleksi PPPK dalam waktu dekat hanyalah rumor. Sebab, sejauh ini belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat terkait hal itu. ‘’Nanti kalau sudah ada pemberitahuannya pasti akan diumumkan,’’ ujarnya kala itu.

Dia menyebut, seleksi PPPK kelak lebih dititikberatkan pada kebutuhan. Karena itu, pesertanya tidak hanya THK-2, melainkan juga pelamar umum. ‘’Yang kekurangan di lingkup Pemkab Ngawi saat ini adalah tenaga IT,’’ katanya. (tif/isd)

NGAWI – Rencana pemerintah membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mulai benderang. Itu setelah Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK dan rencana tahap I pengadaan pengawai non-PNS itu di Batam, Kepulauan Riau, kemarin (23/1).

Informasi yang didapat Radar Ngawi, dalam sosialisasi itu dijelaskan pula oleh pihak KemenPANRB tahapan seleksi PPPK. Namun, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Yulianto Kusprasetyo saat dikonfirmasi memilih irit bicara terkait hal itu. ‘’Kami harus laporkan dulu (hasilnya, Red) ke Pak Bupati karena ini menyangkut beberapa hal, termasuk yang sensitif,’’ ujarnya.

Sekadar diketahui, rencana pemerintah menggelar rekrutmen PPPK merupakan angin segar tenaga honorer kategori II (THK-2) yang gagal lolos seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun lalu. Namun, sejauh ini ketentuan maupun tahapannya belum jelas. ‘’Kami segera menghadap Pak Bupati untuk melaporkan hasilnya,’’ janjinya.

Baca Juga :  Pembunuhan Karangbanyu: Polisi Temukan Celurit Masih Basah

Sementara itu, beberapa hari lalu Sekretaris Daerah (Sekda) Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto sempat menyampaikan bahwa kabar dibukanya seleksi PPPK dalam waktu dekat hanyalah rumor. Sebab, sejauh ini belum ada pemberitahuan resmi dari pemerintah pusat terkait hal itu. ‘’Nanti kalau sudah ada pemberitahuannya pasti akan diumumkan,’’ ujarnya kala itu.

Dia menyebut, seleksi PPPK kelak lebih dititikberatkan pada kebutuhan. Karena itu, pesertanya tidak hanya THK-2, melainkan juga pelamar umum. ‘’Yang kekurangan di lingkup Pemkab Ngawi saat ini adalah tenaga IT,’’ katanya. (tif/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/