alexametrics
24 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Nyerempet Truk Tronton, Pajero Kades Rejomulyo Nyemplung Sawah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Perjalanan pulang Bakri setelah mengantarkan anaknya sekolah dari Solo berujung tragis Kamis (23/1). Pria yang menjabat sebagai kades Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, itu mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ngawi-Solo masuk Desa Tawun, Kasreman. Saat kejadian, pria 45 tahun tersebut mengemudikan Mitsubishi Pajero nopol S 416 HL.

Tabrakan bermula ketika Bakri berusaha mendahului sebuah truk tronton bermuatan gula yang melaju di depannya. Truk nopol L 9249 UB dengan tujuan Madiun tersebut disopiri oleh Samiaji, warga Desa Glagah Sari, Kecamatan Soko, Tuban.

Saat dalam posisi menyalip itu, dari arah berlawanan muncul mobil boks yang belum diketahui identitasnya. Sontak hal itu membuat Bakri kaget. Dia lantas memutuskan tancap gas dan lekas banting setir ke kiri.

Apes, keputusannya tersebut justru membuat roda belakang Pajero tersangkut bodi depan truk. Hingga membuat roda mobil berkelir hitam itu pecah dan oleng masuk ke area sawah dengan kondisi terbalik.

Baca Juga :  Ribuan Pedagang Pasar Tradisional di Madiun Tutup Lapak

Beruntung Bakri selamat dari peristiwa itu. Sementara, Samiaji terus melaju. Pria 54 tahun tersebut baru bisa ditangkap oleh polisi dua kilometer dari lokasi kejadian. ‘’Saya tidak melarikan diri. Karena merasa tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian itu, saya tetap melanjutkan perjalanan,’’ kata Samiaji.

Kendati demikian, bersama dengan Bakri, sopir truk itu tetap dibawa ke Unit Laka Lantas Polres Ngawi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ‘’Sesuai keterangan saksi di TKP, mobil Pajero berusaha mendahului truk tronton. Tapi, dari arah berlawanan ada kendaraan lain. Sehingga, sopir mobil Pajero itu banting setir dan sempat menyenggol truk sebelum akhirnya masuk ke sawah dan terbalik,’’ papar Kanit Laka Lantas Polres Ngawi Ipda Sulanjar Tri Setiawan. (mg1/c1/her)

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Perjalanan pulang Bakri setelah mengantarkan anaknya sekolah dari Solo berujung tragis Kamis (23/1). Pria yang menjabat sebagai kades Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, itu mengalami kecelakaan di Jalan Raya Ngawi-Solo masuk Desa Tawun, Kasreman. Saat kejadian, pria 45 tahun tersebut mengemudikan Mitsubishi Pajero nopol S 416 HL.

Tabrakan bermula ketika Bakri berusaha mendahului sebuah truk tronton bermuatan gula yang melaju di depannya. Truk nopol L 9249 UB dengan tujuan Madiun tersebut disopiri oleh Samiaji, warga Desa Glagah Sari, Kecamatan Soko, Tuban.

Saat dalam posisi menyalip itu, dari arah berlawanan muncul mobil boks yang belum diketahui identitasnya. Sontak hal itu membuat Bakri kaget. Dia lantas memutuskan tancap gas dan lekas banting setir ke kiri.

Apes, keputusannya tersebut justru membuat roda belakang Pajero tersangkut bodi depan truk. Hingga membuat roda mobil berkelir hitam itu pecah dan oleng masuk ke area sawah dengan kondisi terbalik.

Baca Juga :  Papi Agung Dijerat Pasal Prostitusi

Beruntung Bakri selamat dari peristiwa itu. Sementara, Samiaji terus melaju. Pria 54 tahun tersebut baru bisa ditangkap oleh polisi dua kilometer dari lokasi kejadian. ‘’Saya tidak melarikan diri. Karena merasa tidak ada sangkut pautnya dengan kejadian itu, saya tetap melanjutkan perjalanan,’’ kata Samiaji.

Kendati demikian, bersama dengan Bakri, sopir truk itu tetap dibawa ke Unit Laka Lantas Polres Ngawi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ‘’Sesuai keterangan saksi di TKP, mobil Pajero berusaha mendahului truk tronton. Tapi, dari arah berlawanan ada kendaraan lain. Sehingga, sopir mobil Pajero itu banting setir dan sempat menyenggol truk sebelum akhirnya masuk ke sawah dan terbalik,’’ papar Kanit Laka Lantas Polres Ngawi Ipda Sulanjar Tri Setiawan. (mg1/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/