27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Pemkab Ngawi Anggarkan Rp 800 Juta untuk 39 Medali Porprov VII Jatim

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Bonus untuk atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022 belum dicairkan Pemkab Ngawi. Padahal, lewat tiga bulan sejak ajang itu digelar Juni lalu. Dalam turnamen tersebut, kontingen kabupaten ini membawa pulang 39 medali.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Raden Rudi Sulisdiana menegaskan bahwa janji bonus atlet bakal ditepati. Anggarannya telah diusulkan dalam perubahan APBD (P-APBD) 2022. Nominalnya sekitar Rp 800 juta. Atlet peraih emas nantinya mendapatkan Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. ‘’Cairnya kemungkikan akhir Oktober nanti,’’ katanya, Sabtu (24/9).

Ngawi menempati peringkat ke-21 dari 38 kota/kabupaten dalam Porprov VII. Perolehan medalinya terbanyak dari lima daerah lain di Madiun Raya. Yakni, delapan medali emas, 12 perak, dan 19 perunggu.

Baca Juga :  Polisi-Pemkab Ngawi Bentuk Satgas Migor

Rudi menilai prestasi tersebut juga berkat kerja keras pelatih dan ofisial. Karenanya, setiap pelatih yang mampu mengantarkan anak asuhnya meraih medali diberi bonus Rp 5 juta. ‘’Bonus ini untuk motivasi agar bisa lebih berprestasi,’’ ujarnya.

Kendati demikian, dia menilai bidang olahraga masih banyak kendala. Khususnya sarana dan prasarana (sarpras) yang belum memadai. Padahal, fasilitas yang mumpuni menjadi satu dari empat kunci meraih prestasi mentereng. Tiga lainnya, pelatih profesional, kompetisi berkelanjutan, dan regenerasi atlet. ‘’Masih banyak pekerjaan rumah untuk menaikkan prestasi olahraga Ngawi,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Bonus untuk atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022 belum dicairkan Pemkab Ngawi. Padahal, lewat tiga bulan sejak ajang itu digelar Juni lalu. Dalam turnamen tersebut, kontingen kabupaten ini membawa pulang 39 medali.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Raden Rudi Sulisdiana menegaskan bahwa janji bonus atlet bakal ditepati. Anggarannya telah diusulkan dalam perubahan APBD (P-APBD) 2022. Nominalnya sekitar Rp 800 juta. Atlet peraih emas nantinya mendapatkan Rp 25 juta, perak Rp 15 juta, dan perunggu Rp 10 juta. ‘’Cairnya kemungkikan akhir Oktober nanti,’’ katanya, Sabtu (24/9).

Ngawi menempati peringkat ke-21 dari 38 kota/kabupaten dalam Porprov VII. Perolehan medalinya terbanyak dari lima daerah lain di Madiun Raya. Yakni, delapan medali emas, 12 perak, dan 19 perunggu.

Baca Juga :  Vaksinasi PMK Ngawi, Tiga Hari Selesai Suntik 1.500 Dosis

Rudi menilai prestasi tersebut juga berkat kerja keras pelatih dan ofisial. Karenanya, setiap pelatih yang mampu mengantarkan anak asuhnya meraih medali diberi bonus Rp 5 juta. ‘’Bonus ini untuk motivasi agar bisa lebih berprestasi,’’ ujarnya.

Kendati demikian, dia menilai bidang olahraga masih banyak kendala. Khususnya sarana dan prasarana (sarpras) yang belum memadai. Padahal, fasilitas yang mumpuni menjadi satu dari empat kunci meraih prestasi mentereng. Tiga lainnya, pelatih profesional, kompetisi berkelanjutan, dan regenerasi atlet. ‘’Masih banyak pekerjaan rumah untuk menaikkan prestasi olahraga Ngawi,’’ tuturnya. (sae/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/